Jelang Aksi 10 November, Mahasiswa Jabodetabek Tolak Segala Bentuk Provokasi
Sabtu, 07 Nov 2026, 14:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA - Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu keamanan menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November mendatang.
"Hukum harus menjadi panglima tertinggi tanpa memandang status, jabatan, maupun latar belakang seseorang. Semangat Hari Pahlawan harus menjadi pengingat bahwa keberanian sejati adalah memperjuangkan kebenaran meskipun menghadapi berbagai tantangan," kata Ketua Keluarga Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (KM UKI) Jeremi Sianturi di Jakarta, Sabtu (7/11).
Dalam pernyataannya, mahasiswa menyebut dukungan terhadap Polri diberikan selama institusi tersebut hadir dan bekerja bersama masyarakat.
Mereka menilai kehadiran Polri dapat dirasakan melalui berbagai kegiatan pelayanan, mulai dari membantu korban banjir dan bencana, mengawal arus mudik-balik, hingga membuka ruang dialog dengan mahasiswa.
Mahasiswa juga menyoroti pendekatan humanis aparat kepolisian dalam mengamankan aksi demonstrasi, serta peran Bhabinkamtibmas yang dinilai menjadi penghubung sekaligus sahabat masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mahasiswa bukanlah lawan Polri, melainkan mitra perjuangan dalam menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan demokrasi," ujar Jeremi.
Di sisi lain, para mahasiswa mengecam segala bentuk provokasi dan tindakan perusakan fasilitas umum yang dinilai dapat merusak demokrasi serta memecah belah persatuan bangsa.
Mereka turut mengajak seluruh elemen mahasiswa se-Jabodetabek untuk menjadi mitra kritis dan konstruktif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, para mahasiswa juga menyampaikan penolakan terhadap intervensi asing maupun kepentingan politik praktis yang dinilai berupaya melemahkan institusi Polri dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia berharap pada momentum Hari Pahlawan 10 November mendatang, Polri bisa memberikan kebijaksanaan dan pertimbangan kemanusiaan guna membebaskan rekan-rekan massa aksi yang masih ditahan di berbagai wilayah seluruh Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!