Lawang Sewu dan Ambarawa, Jejak Sejarah Kereta Api Kembali Diangkat
Rabu, 04 Nov 2026, 22:00 WIB | Oleh: Tim PenulisSebagai bagian dari pengenalan dan pelestarian sejarah perkeretaapian, KAI akan menyelenggarakan Rail Heritage Forum 2026 pada 9 November 2026 di Lawang Sewu, Semarang, dengan mengangkat tema 1867 & Beyond: Preserving the Past, Shaping the Future.
Forum ini menjadi ruang untuk membahas nilai sejarah perkeretaapian, pemanfaatan aset heritage, serta peluang kolaborasi dalam menghadirkan pengalaman edukasi dan wisata yang relevan bagi masyarakat.
Tahun 1867 memiliki arti penting karena menandai mulai beroperasinya jalur kereta api Semarang–Tanggung pada 10 Agustus 1867. Dari lintasan awal tersebut, jaringan perkeretaapian Indonesia berkembang dan menjadi bagian penting dalam mobilitas masyarakat hingga saat ini.
“Warisan sejarah perlu terus dikenalkan agar generasi berikutnya memahami perjalanan yang membentuk Indonesia hari ini. Melalui Rail Heritage Forum 2026, kami ingin membuka lebih banyak ruang kolaborasi supaya museum dan aset bersejarah KAI semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Anne.
Sebaiknya Anda baca juga:
KAI berharap semakin banyak masyarakat menjadikan museum perkeretaapian sebagai pilihan wisata keluarga, tujuan kegiatan pendidikan, dan ruang untuk mengenal sejarah Indonesia dari perspektif transportasi, budaya, dan perkembangan kota.
“Sejarah kereta api adalah bagian dari cerita kita bersama. Kami mengajak masyarakat datang, melihat, belajar, dan ikut menjaga warisan tersebut agar terus dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” tutup Anne.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!