Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peertiban PKL dan Parkir Liar si Sekitar RSUD Cengkareng

5 Rabu, 04 Nov 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peertiban PKL dan Parkir Liar si Sekitar RSUD Cengkareng Peertiban PKL dan Parkir Liar si Sekitar RSUD Cengkareng Doc: Antara
Ket. Sebanyak 200 petugas gabungan Kecamatan Cengkareng melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di sekitar RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (4/11/2026).

Jakarta - Sebanyak 200 petugas gabungan Kecamatan Cengkareng melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di sekitar RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu.

Kala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat Herry Purnama mengatakan dalam penertiban itu, sebanyak lima gerobak dan belasan perlengkapan dagang PKL diangkut.

"Kemudian, dari teman-teman Dishub (Dinas Perhubungan), ada 55 motor kena Oprasi Cabut Pentil (OCP), enam motor diangkut, dan satu mobil diderek untuk diproses," kata Herry saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Sementara itu, Camat Cengkareng Suhardin mengatakan keberadaan PKL di sepanjang jalan di kawasan RSUD Cengkareng itu mengganggu aktivitas masyarakat, terutama mengingat kawasan tersebut merupakan akses warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

"PKL-PKL di sepanjang jalan lingkungan RSUD Cengkareng ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat, siang atau malam. Selain itu, kawasan ini jadi akses warga yang datang berobat," ujar Suhardin.

Keberadaan PKL, kata dia, juga menimbulkan kesan kumuh akibat sampah sisa dagangan yang dibuang sembarangan, sehingga memicu bau tidak sedap.

Menurut dia, persoalan PKL bukan kali pertama ditangani. Sebelumnya, petugas telah melakukan penertiban, dan para pedagang sempat berpindah lokasi. Namun, sebagian kembali berjualan karena mengaku lokasi sebelumnya kurang diminati pembeli.

"Memang, sebelumnya sudah dilakukan penertiban, dan mereka sempat mengikuti arahan untuk pindah. Namun, karena dagangannya kurang laku di lokasi tersebut, akhirnya mereka kembali lagi. Padahal, jalan itu merupakan fasilitas umum yang juga menjadi hak masyarakat untuk beraktivitas," tutur Suhardin.

Sebagai solusi, pihak kecamatan telah mengarahkan para pedagang untuk berjualan di lokasi yang telah disediakan, di antaranya Pasar Cengkareng serta lahan kosong yang dikelola oleh organisasi masyarakat (ormas) tidak jauh dari kawasan RSUD tersebut.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

UNICEF Siaga Hadapi Ancaman Ebola di Sudan Selatan

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
UNICEF Siaga Hadapi Ancaman...
Olahraga
Sudah Waktunya Tunggal Putr...
Luar Negeri
Dubes: AS Siapkan Kemitraan...
Olahraga
Ada Apa Real Madrid Mendata...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.