Erik ten Hag Kritik Cristiano Ronaldo, Sebut Kariernya Berakhir Sejak di Juventus
Senin, 02 Nov 2026, 08:45 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSchmeichel mengakui Manchester United memang membutuhkan pemain seperti Rice dan Kane. Namun, ia menilai kegagalan transfer tersebut bukan satu-satunya persoalan yang harus dibicarakan Ten Hag kepada publik.
"Semua orang tahu kami seharusnya merekrut Harry Kane. Semua orang juga tahu kami seharusnya mendatangkan Declan Rice, itu bukan rahasia. Saya tidak tahu mengapa kami tidak melakukannya," kata Schmeichel.
Schmeichel kemudian mengingatkan bahwa Ten Hag juga memiliki catatan hasil yang tidak sesuai harapan selama menangani Manchester United. Ia menilai mantan pelatih tersebut sebaiknya tidak hanya menyalahkan pihak klub atas kegagalan yang terjadi.
"Dia tidak berhasil di Manchester United. Mengapa dia merasa perlu keluar dan mengatakan hal seperti itu? Apa yang dia katakan adalah bahwa dirinya dikecewakan klub, dan mungkin ada benarnya, tetapi dia sendiri tidak cukup bagus," ujar Schmeichel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ten Hag dipecat Manchester United pada Oktober 2024 ketika tim berada di posisi ke-14 klasemen Premier League. Sebelumnya, masa depannya sempat dipertanyakan setelah MU hanya finis di peringkat kedelapan pada musim 2023/2024, meskipun berhasil mengalahkan Manchester City di final Piala FA.
Kemenangan tersebut turut memengaruhi keputusan manajemen untuk memperpanjang kontraknya pada musim panas 2024. Namun, Ten Hag akhirnya meninggalkan klub beberapa bulan kemudian setelah serangkaian hasil buruk.
Setelah berpisah dengan Manchester United, Ten Hag ditunjuk menangani Bayer Leverkusen untuk menggantikan Xabi Alonso pada musim berikutnya. Akan tetapi, masa kerjanya bersama klub Bundesliga tersebut berakhir setelah hanya menjalani tiga pertandingan, sebuah keputusan yang kemudian ia kritik sebagai tindakan tidak lazim dari jajaran petinggi klub.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Manchester United masih menghadapi tekanan akibat performa yang belum stabil. Michael Carrick diberi kesempatan untuk memperbaiki keadaan setelah manajemen menggelar pembicaraan penting menyusul kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions dan 0-3 dari Bournemouth di Premier League.
Tekanan terhadap Carrick semakin meningkat setelah Manchester United kembali menelan kekalahan 0-3 dari Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu. Situasi tersebut membuat polemik seputar pengelolaan klub dan pernyataan sejumlah mantan pemain maupun pelatih kembali menjadi sorotan.
Di sisi lain, Ronaldo yang kini memperkuat Al-Nassr masih melanjutkan karier profesionalnya di Arab Saudi. Penyerang berusia 41 tahun tersebut juga disebut semakin dekat dengan pencapaian 1.000 gol sepanjang kariernya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!