Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erik ten Hag Kritik Cristiano Ronaldo, Sebut Kariernya Berakhir Sejak di Juventus

2 Senin, 02 Nov 2026, 08:45 WIB | Oleh:
Erik ten Hag Kritik Cristiano Ronaldo, Sebut Kariernya Berakhir Sejak di Juventus Erik ten Hag Kritik Cristiano Ronaldo, Sebut Kariernya Berakhir Sejak di Juventus Doc: DailyMail
Ket. Mantan manajer Manchester United, Erik ten Hag, kembali melontarkan kritik terhadap Cristiano Ronaldo dengan menyebut karier sang megabintang Portugal sebenarnya telah berakhir sejak masih membela Juventus.

JAKARTA - Mantan manajer Manchester United, Erik ten Hag, kembali melontarkan kritik terhadap Cristiano Ronaldo dengan menyebut karier sang megabintang Portugal sebenarnya telah berakhir sejak masih membela Juventus. Menurut Ten Hag, Ronaldo kesulitan memberikan kontribusi maksimal bagi tim dalam tujuh hingga delapan tahun terakhir, termasuk ketika kembali memperkuat Manchester United.

Pernyataan tersebut menjadi kelanjutan perseteruan antara keduanya setelah masa kerja Ronaldo di Old Trafford berakhir pada November 2022. Hubungan pemain berjuluk CR7 itu dengan Ten Hag memburuk setelah Ronaldo melontarkan kritik terbuka terhadap klub dan sang pelatih melalui sebuah wawancara kontroversial.

Kontrak Ronaldo bersama Manchester United kemudian diakhiri, sebelum ia bergabung dengan klub Arab Saudi, Al-Nassr, pada Januari 2023. Sementara itu, Ten Hag tetap menangani MU hingga akhirnya dipecat pada Oktober 2024 setelah tim mengalami serangkaian hasil mengecewakan.

Dalam wawancara terbaru bersama ESPN, Ten Hag kembali menjelaskan persoalan yang menurutnya muncul ketika Ronaldo berada di Manchester United. Ia menilai pemain terbaik sekalipun harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan kepentingan kolektif tim.

"Setiap tim papan atas harus merangkul pemain terbaiknya, tetapi pemain terbaik juga harus memberi ruang bagi tim. Itulah masalahnya dengan Ronaldo," kata Ten Hag.

Pelatih asal Belanda itu menegaskan bahwa dirinya tetap mengakui kualitas Ronaldo sebagai salah satu pesepak bola terbaik dunia. Namun, ia menilai kontribusi sang pemain tidak lagi sebanding dengan reputasi besarnya dalam beberapa tahun terakhir.

"Jangan sampai ada kesalahpahaman dari pihak saya, dia tentu saja pemain hebat. Dia pantas berada di antara pemain-pemain hebat dunia."

"Namun kenyataannya juga, dia belum mampu memberikan hasil yang memuaskan selama tujuh atau delapan tahun terakhir. Sejak di Juventus, semuanya sudah berakhir," ujar Ten Hag.

Ten Hag juga menyinggung keputusan Real Madrid melepas Ronaldo pada 2018 sebagai contoh pengelolaan pemain yang menurutnya tepat waktu. Klub asal Spanyol tersebut melepas Ronaldo ke Juventus setelah sang pemain mencatatkan periode paling produktif dalam kariernya bersama Los Blancos.

"Itu juga merupakan keunggulan besar Real Madrid. Mereka bisa melihat ketika level seorang pemain mulai menurun, kemudian berpisah pada saat dunia luar masih menganggap pemain tersebut berada di puncak performanya, padahal sebenarnya sudah tidak mampu memberikan kontribusi seperti sebelumnya," tambah Ten Hag.

Kritik terhadap Ronaldo muncul setelah Ten Hag sebelumnya memberikan wawancara panjang kepada The Athletic pada bulan lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pengelolaan Manchester United dan menuding jajaran petinggi klub berkontribusi terhadap terbentuknya budaya internal yang tidak sehat.

Ten Hag turut menuding pemilik klub mengingkari sejumlah janji terkait perekrutan pemain. Ia juga mengkritik minimnya ambisi Manchester United di bursa transfer, termasuk dalam upaya mendatangkan sejumlah pemain incarannya.

Pernyataan tersebut memicu tanggapan dari mantan kiper Manchester United, Peter Schmeichel. Legenda klub itu menyayangkan keputusan Ten Hag kembali membicarakan persoalan internal MU ketika klub sedang menghadapi periode sulit.

Dalam program The Overlap Daily, Schmeichel mempertanyakan kritik Ten Hag terhadap kebijakan transfer klub, terutama terkait kegagalan mendatangkan Declan Rice dan Harry Kane. Ia mengingatkan bahwa Ten Hag sendiri turut mendatangkan sejumlah pemain yang kemudian menjadi bagian dari skuad Manchester United.

"Hal yang benar-benar membuat saya kesal dari semua kejadian dalam dua pekan terakhir adalah Ten Hag muncul dan mengatakan bahwa dia menginginkan Declan Rice dan Harry Kane, seolah-olah dirinya seorang dewa. Itu sangat konyol," ujar Schmeichel.

Ia juga menyinggung keputusan Ten Hag merekrut Lisandro Martinez dan Matthijs de Ligt. Menurut Schmeichel, sejumlah pemain yang didatangkan pada masa kepelatihan Ten Hag masih berada di klub sehingga mantan pelatih tersebut seharusnya turut mempertanggungjawabkan kebijakan transfernya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.