Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Yusti Erlina : AI Membantu Temukan Pola Tidak Wajar Dalam Data dan Menandai Indikasi Dugaan Pelanggaran untuk Diperiksa

29 Kamis, 29 Okt 2026, 08:23 WIB | Oleh:
Yusti Erlina : AI Membantu Temukan Pola Tidak Wajar Dalam Data dan Menandai Indikasi Dugaan Pelanggaran untuk Diperiksa Yusti Erlina : AI Membantu Temukan Pola Tidak Wajar Dalam Data dan Menandai Indikasi Dugaan Pelanggaran untuk Diperiksa Doc: Dok. Ist

JAKARTA - Deputi Dukungan Teknis Bawaslu, Yusti Erlina memberikan pandangan tentang AI ada dalam kerangka 3 P, yakni Penjaga (Guardian): Membantu menandai dugaan manipulasi dokumen, konten sintetis, dan pola penyebaran informasi yang perlu diperiksa, Pembantu (Assistant): Mengelompokkan laporan, merangkum informasi, dan membantu menyusun prioritas pemeriksaan berdasarkan data yang tersedia, dan Pengingat (Reminder).

"Hasil AI harus dapat ditelusuri dan diuji. Pengawas memverifikasi bukti serta konteks; penetapan pelanggaran mengikuti kewenangan dan prosedur hukum," tuturnya dalam keterangan pers resmi, kemarin.

Sementara untuk kondisi dan arah penguatan, maka ada Form Pencegahan: saat ini berbasis Web untuk kalangan internal Bawaslu, Siwaslu: aktif saat Pemilu, Siwaslih: aktif saat Pilkada, Jarimu Awasi Pemilu: saat ini tidak dapat diakses; belum dapat diandalkan sebagai kanal layanan, dan Arah pengembangan: integrasi data dan layanan, peningkatan kapasitas pengawas, serta uji terbatas AI  dan blockchain sesuai kebutuhan, keamanan, dan perlindungan data.

Yusti pada kesempatan diskusi strategis dengan sejumlah tokoh dan pakar AI, blockchain dan digital pemerintahan yang dihadiri sejumlah nama, antara lain Grace Sabandar, President/CEO Ambassador Club, Tuhu Nugraha Dewanto  President/CEO IADE-RN, Agus Canny, President/CEO Indonesia of Blockcchain & Metaverse Center sekaligus Dekan di President University serta AntaPutu Rahman Desyanta, President/CEO Baliola Blockchain Indonesia dan didukung penuh Project On di Jakarta menawarkan solusi yang tengah disiapkan, yakni Satu Data Pengawasan Terintegrasi - Mengakhiri aplikasi tercecer., SuperApps Pengawasan Partisipatif –Satu aplikasi untuk lapor, edukasi, cek DPT, Hybrid System: Off-chain + On-chain.

Tak hanya itu, Off-chain untuk kecepatan rekap TPS (Data disimpan dan diolah di luar blockchain, melalui aplikasi dan basis data biasa), dan Lterasi Digital 800rb Pengawas – Para Pengawas melek digital, bukan hanya melek aturan.

Menurutnya, Bawaslu membuka penjajakan kolaborasi dengan tenaga ahli dan peneliti untuk mengembangkan serta menguji teknologi pengawasan secara terbatas, sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku (Bawaslu Tech Fellowship & Regulatory Sandbox Pemilu).

"IADE-RN: masukan tata kelola dan kepercayaan digital dalam pengawasan, Baliola & IBMC menguji konsep pencatatan jejak perubahan data berbasis blockchain, Mandala on-Chain: penjajakan partisipasi komunitas digital dan diaspora, dan BRIN: riset dan pengujian AI yang akurat, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan," tutup Yusti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Ini Rahasia Penampilan Apik...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.