Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

KKP Buka Jalan Pengembangan Usaha Bagi Pengelola Budidaya Perikanan Darat Tematik & KDKMP

28 Rabu, 28 Okt 2026, 14:50 WIB | Oleh:
KKP Buka Jalan Pengembangan Usaha Bagi Pengelola Budidaya Perikanan Darat Tematik & KDKMP KKP Buka Jalan Pengembangan Usaha Bagi Pengelola Budidaya Perikanan Darat Tematik & KDKMP Doc: Dok. Ist

JAKARTA  - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka peluang pengembangan usaha bagi pengelola budidaya perikanan darat tematik dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, lewat temu bisnis dengan pengelola Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi, Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia, serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia di Jawa Timur.

Langkah ini sekaligus untuk memperkuat ekosistem ekonomi desa lewat aktivitas jual beli produk-produk perikanan.

Perwakilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP,) Pengelola Budi Daya Ikan Tematik dan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) berasa dari Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang.

"Kami ingin simpul-simpul ekonomi lokal saling terhubung sehingga ketahanan ekonomi semakin kuat," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (27/10).

Acara temu bisnis yang berlangsung dua hari di Balai Pelatihan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPMKP) Banyuwangi itu juga diisi dengan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) manajemen produksi, pemberdayaan usaha, diversifikasi produk, serta praktik pengolahan produk berbasis hasil budi daya tematik dan cara pengujian organoleptik/sensori.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan salah satu implementasi Peraturan Presiden Nomor 74 tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), dan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama antara Ditjen PDSPKP KKP dan Sestama BGN beberapa waktu lalu. 

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Yudi Nurul Ihsan mengatakan, melalui forum tersebut diharapkan terjalin Letter of Intent (LOI) hingga Perjanjian Kerja Sama antara KDKMP, Pengelola Budi Daya Ikan Tematik dengan SPPG atau mitra strategis.

 "Meskipun ini forum B2B (Business to Business), kami mengajak mereka untuk mengenali ikan yang berkualitas agar nanti produk akhirnya yang dijual ke konsumen juga berkualitas," tutur Yudi.

KKP akan mengukur dampak pelaksanaan kegiatan dengan membandingkan kondisi usaha KDKMP sebelum dan sesudah pelaksanaan temu bisnis dan bimtek. Langkah ini untuk memastikan kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam beberapa bulan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Uni Eropa Dekati Kanada unt...
Luar Negeri
Sedang Viral! Diaspora Indo...

Dishub Tangsel Tindak Parkir Liar yang Kian Menjamur

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dishub Tangsel Tindak Parki...
Nasional
BMKG: Cuaca Panas Indonesia...

Menbud Ajak Masyarakat Rawat Persatuan Bangsa

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menbud Ajak Masyarakat Rawa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.