Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LindungiHutan Tanam 100 Mangrove di PIK, Jaga Pesisir Jakarta

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 20:00 WIB | Oleh:
LindungiHutan Tanam 100 Mangrove di PIK, Jaga Pesisir Jakarta Doc: Istimewa
Ket. Platform pelestarian alam LindungiHutan menggelar penanaman 100 bibit mangrove di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Aksi ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pencegahan abrasi pesisir.

JAKARTA - Platform pelestarian alam LindungiHutan menggelar penanaman 100 bibit mangrove di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Aksi ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pencegahan abrasi pesisir.

Kegiatan tersebut melibatkan relawan dan figur publik Tamara Dai, yang dikenal sebagai Key Opinion Leader (KOL). Kehadirannya diharapkan dapat memperluas perhatian terhadap kepedulian lingkungan, terutama di kalangan generasi muda.

Penanaman dilakukan di tengah ancaman abrasi dan penurunan permukaan tanah di kawasan pesisir Jakarta. Bersama para relawan, LindungiHutan menanam bibit mangrove di kawasan ekowisata hutan mangrove PIK.

Bibit yang ditanam ditargetkan membantu membentuk perlindungan alami bagi ekosistem pesisir. Mangrove juga diharapkan berperan sebagai paru-paru baru yang membantu menyerap emisi karbon di ibu kota.

Tamara Dai mengatakan kondisi lingkungan mendorongnya untuk ikut melakukan aksi langsung. Ia mengajak masyarakat memikirkan langkah yang bisa dilakukan untuk merespons persoalan tersebut.

"Melihat kondisi lingkungan hari ini, aku jadi berpikir, 'So, what can we do?' Apa yang bisa kita lakukan?" ungkap Tamara Dai.

Setelah mengikuti penanaman, Tamara mengaku senang masih menemukan kawasan hijau di Jakarta. Ia juga menyebut pengalaman menanam mangrove di lokasi tersebut terasa menyenangkan.

"Aku senang masih ada daerah hijau di Jakarta. Bisa ikut menanam mangrove di sini juga seru!" tambahnya.

Tamara turut mengingatkan masyarakat bahwa kontribusi kecil tetap dapat memberi manfaat dalam jangka panjang. Ia mengajak generasi muda untuk ikut mengambil bagian dalam aksi penanaman.

"Sekecil apa pun kontribusi kita, itu bisa bermanfaat dalam jangka panjang. Jadi, yuk, nanem!" tuturnya.

Masyarakat dapat mendukung kampanye penghijauan Tamara Dai melalui LindungiHutan. Dukungan yang terkumpul akan menjadi kontribusi bersama bagi penanaman pohon dan pelestarian lingkungan.

Operational Manager LindungiHutan Aminul Ichsan menjelaskan alasan Ekowisata Mangrove PIK dipilih sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, ekosistem mangrove memiliki fungsi penting bagi kawasan pesisir Jakarta Utara.

"Ekowisata Mangrove PIK memiliki peran penting bagi kawasan pesisir Jakarta Utara. Ekosistem mangrove membantu menjaga kestabilan pesisir dari abrasi sekaligus menyediakan habitat bagi berbagai satwa," ujar Aminul.

Aminul juga menilai keterlibatan figur publik dapat membantu mendekatkan isu lingkungan kepada lebih banyak orang. Ia menyoroti peran mereka dalam menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya generasi muda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.