Apa itu Telur Bebas Sangkar? Survei ICFA Baru 27,9 Persen yang Paham
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 10:25 WIB | Oleh: Haryo BronoDalam demonstrasi memasak yang menutup kegiatan, Chef Chitra mengajak pengunjung mengenal telur bebas sangkar sebagai salah satu pilihan bahan pangan yang mempertimbangkan aspek kesejahteraan hewan. Menurutnya, proses produksi dan asal bahan pangan menjadi bagian penting dalam menentukan pilihan bahan untuk memasak.
“Dalam memasak, saya memperhatikan bahan yang digunakan dan bagaimana bahan itu diproduksi. Telur dari ayam bebas sangkar memberi pilihan bagi konsumen yang mulai mempertimbangkan kesejahteraan hewan saat memilih bahan pangan,” kata Chitra.
Setelah kegiatan di Ranch Market PIM 5, ICFA berencana melanjutkan kampanye Telur Baik di Farmers Market Mall Kelapa Gading pada 22 Oktober–1 November 2026.
Didirikan pada Mei 2024, ICFA mewadahi 57 peternak ayam petelur dengan sistem bebas sangkar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Selain melakukan edukasi kepada konsumen, asosiasi ini mendukung peternak melalui pelatihan teknis, pendampingan penerapan praktik pemeliharaan yang baik, serta fasilitasi sertifikasi kesejahteraan hewan Certified Humane bersama Global Food Partners.
Global Food Partners turut memberikan dukungan teknis kepada anggota ICFA, termasuk tiga peternak lokal yang berpartisipasi dalam aktivasi Telur Baik di PIM 5. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, ICFA berharap masyarakat semakin mengenal telur bebas sangkar dan memahami hubungan antara sistem pemeliharaan ayam, kesejahteraan hewan, serta keberlanjutan usaha peternak lokal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!