TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Indonesia Lewat 3 Pilar Strategis
📅 Senin, 19 Okt 2026, 16:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh3. Sovereign Trust & Resilience: Perkuat Keamanan Digital
Pilar ketiga berfokus pada penguatan keamanan, pelindungan data, dan ketahanan siber. TelkomGroup mengembangkan kapabilitas untuk mendukung kebutuhan sektor korporasi dan pemerintahan melalui layanan digital yang aman dan andal.
Sejumlah solusi yang dikembangkan meliputi Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN), Secure Access Service Edge (SASE), Post-Quantum Cryptography, serta Security Operations Center (SOC) as a Service. Pengembangan ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan sistem dan menjaga keandalan layanan digital di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas.
Ketiga pilar tersebut sejalan dengan prinsip transformasi digital Komdigi, yaitu T3: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Prinsip ini mencakup perluasan konektivitas inklusif, pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekonomi, serta penguatan keamanan digital.
Strategi TelkomGroup juga mendukung agenda pemerintah melalui pendekatan 6C, yakni Connectivity, Competence, Capital, Catalysis/Collaboration, Commerce, dan Compliance. Keselarasan tersebut tercermin dalam transformasi TLKM 30 melalui inisiatif Operational & Service Excellence, Unlock Value, dan Modus-Operandi Shift.
Sebaiknya Anda baca juga:
Implementasi transformasi itu mencakup peningkatan kualitas layanan, penguatan efektivitas operasional, optimalisasi nilai aset, serta pengembangan platform digital terintegrasi. TelkomGroup juga memperkuat kapabilitas talenta, inovasi, kemitraan strategis, dan tata kelola untuk mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Selain memperkuat infrastruktur domestik, TelkomGroup mengembangkan konektivitas internasional untuk meningkatkan posisi Indonesia dalam ekosistem digital global. Melalui PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), perusahaan memperluas jaringan yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai kawasan dunia sekaligus melakukan diversifikasi rute konektivitas.
Diversifikasi tersebut diharapkan mengurangi ketergantungan pada jalur tertentu dan meningkatkan ketahanan jaringan. Dengan konektivitas internasional yang lebih beragam, Indonesia berpeluang memperkuat perannya dalam menghubungkan arus data antara Asia dan berbagai kawasan dunia.
Nanang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital bukan hanya bertujuan menghubungkan Indonesia dengan dunia, tetapi juga memperkuat kemampuan bangsa dalam menentukan arah perkembangan digitalnya sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pelaku industri menjadi bagian penting untuk mewujudkan tujuan tersebut.
"Pembangunan infrastruktur dan kapabilitas digital bukan hanya tentang menghubungkan Indonesia dengan dunia, tetapi juga memperkuat kemampuan Indonesia untuk menentukan masa depan digitalnya sendiri. Melalui konektivitas global yang lebih beragam dan tangguh, serta kolaborasi dengan Pemerintah dan seluruh ekosistem industri, TelkomGroup ingin berkontribusi dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan menempatkan Indonesia sebagai Indo-Pacific Digital Hub," tutup Nanang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!