Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sempat Dilarang, TikTok Pulihkan Akun Promosi Film Dokumenter 'Musk'

📅 Senin, 19 Okt 2026, 14:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sempat Dilarang, TikTok Pulihkan Akun Promosi Film Dokumenter 'Musk' Doc: Bleecker Street
Ket. Poster film dokumenter "Musk" (2026) karya Alex Gibney.

JAKARTA - TikTok menyatakan akun promosi film dokumenter berjudul "Musk" telah dipulihkan pada Minggu (18/10), setelah distributor film menyatakan telah menerima pemberitahuan dari TikTok mengenai "penangguhan permanen" akun tersebut.

Menurut laporan TechCrunch pada Sabtu (17/10), TikTok sempat melarang akun promosi film dokumenter berdurasi empat jam tentang kisah hidup pebisnis Elon Musk tersebut.

The Hollywood Reporter sebelumnya mewartakan bahwa Bleecker Street selaku distributor film tersebut diberitahu oleh TikTok bahwa akun mereka kena "penangguhan permanen" karena kontennya dianggap bermuatan politik.

Pada Minggu (18/10), TikTok menyatakan bahwa akun itu telah "dipulihkan setelah terjadi kesalahan."

Iklan yang mempromosikan cuplikan film "Musk" karya sutradara peraih Oscar, Alex Gibney, juga sempat ditolak oleh Meta dan YouTube.

Namun, keduanya kemudian mengizinkan penayangan iklan film dokumenter itu. Meta menyebut penolakan awal penayangan iklan film tersebut terjadi karena "sebuah kesalahan."

Platform media sosial X milik Elon Musk juga menolak untuk menayangkan materi promosi "Musk".

Gibney sebelumnya mengonfirmasi bahwa distributor internasional "Musk", Universal, sempat ragu dalam merilis film dokumenter tersebut.

Namun, rencana peluncuran film itu akhirnya dijalankan. "Musk" mulai ditayangkan di empat bioskop di Amerika Serikat akhir pekan lalu dan penayangannya kini diperluas.

Film dokumenter tersebut tahun depan dijadwalkan ditayangkan di platform streaming HBO, yang kini menjadi bagian dari Paramount/Skydance.

Elon Musk dikenal sebagai pendukung utama Presiden Donald Trump. Demikian pula dengan Larry Ellison, pemimpin dan salah satu pendiri perusahaan perangkat lunak Oracle yang ikut memiliki hak operasional TikTok di Amerika Serikat.

Paramount/Skydance dipimpin oleh David Ellison, putra dari Larry Ellison.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.