Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancaman Komputer Kuantum Mengintai, Pemerintah Perkuat Keamanan Data

📅 Senin, 19 Okt 2026, 14:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ancaman Komputer Kuantum Mengintai, Pemerintah Perkuat Keamanan Data Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Jakarta - Pemerintah menyiapkan teknologi kriptografi tahan kuantum untuk mengantisipasi risiko keamanan data seiring pertumbuhan ekonomi digital.

"Untuk melindungi ekonomi digital, pemerintah menyiapkan kriptografi tahan kuantum guna mengantisipasi risiko Harvest Now, Decrypt Later (HNDL), yaitu pencurian data terenkripsi untuk dibuka di masa depan menggunakan komputer kuantum," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/10).

Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan Post-Quantum Cryptography (PQC) serta pembentukan Gugus Tugas Nasional Penyiapan Migrasi Kriptografi Tahan Kuantum oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Kriptografi tahan kuantum merupakan metode perlindungan informasi yang dirancang untuk menghadapi potensi kemampuan komputer kuantum dalam memecahkan sistem kriptografi yang digunakan saat ini.

Airlangga mengatakan, prtumbuhan transaksi digital perlu diimbangi dengan keamanan yang mumpuni. Sebab, Bank Indonesia mencatat 12,99 miliar transaksi pembayaran digital pada triwulan III 2025, tumbuh 38,08 persen secara tahunan.

Ia menempatkan ekonomi digital sebagai salah satu penopang untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027.

Nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Value/GMV) ekonomi digital Indonesia mendekati 100 miliar dolar AS pada 2025 atau tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi infrastruktur, Airlangga menekankan bahwa kunci pengembangan pusat data terletak pada ketersediaan lahan, listrik, dan air.

Ia menyampaikan bahwa kapasitas pusat data yang beroperasi mencapai 600-700 megawatt, dengan proyek dalam pipeline mencapai 1,3 gigawatt dengan perkiraan nilai investasi sebesar 15-20 miliar dolar AS.

NVIDIA juga menjajaki investasi sebesar 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp80,1 triliun di KPBPB/FTZ Batam, yang masih dalam tahap pembicaraan.

Di sektor perdagangan, nilai niaga-el (e-commerce) Indonesia diproyeksikan tumbuh lebih dari 14 persen menjadi 71 miliar dolar AS, sehingga menjadikannya pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara.

Pemerintah menargetkan transaksi e-commerce melalui Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) mencapai Rp40 triliun pada akhir 2026, naik 10 persen dari Rp36,4 triliun pada 2025, serta terus memperkuat ekosistem e-commerce.

Sementara itu, kerja sama internasional di bidang AI melalui World AI Collaboration Organization (WAICO) diperkirakan menarik investasi sebesar 8-12 miliar dolar AS pada 2026-2030.

Adapun pada 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,0 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

James Gunn Bantah Rumor Milly Alcock Dipecat dari Peran Supergirl

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
James Gunn Bantah Rumor Mil...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.