Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karya Jurnalistik Terancam Tanpa Kerja Sama Global, Ini Pesan Penting Kemenkum

📅 Sabtu, 10 Okt 2026, 07:41 WIB | Oleh:
Karya Jurnalistik Terancam Tanpa Kerja Sama Global, Ini Pesan Penting Kemenkum Doc: Antara foto/HO-DJKI Kemenkum RI
Ket. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkum Hermansyah Siregar dalam Gala Dinner of ASEAN Forum on the Protection of Journalistic Works in the Copyright Regime in Digital Era, di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (9/10).

KABUPATEN BADUNG - Kementerian Hukum menekankan pelindungan karya jurnalistik di era digital membutuhkan kerja sama lintas negara lantaran pesatnya penyebaran informasi melalui teknologi digital membuat upaya melindungi karya jurnalistik tidak lagi dapat dilakukan oleh satu negara secara mandiri.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkum Hermansyah Siregar menyampaikan teknologi memungkinkan informasi bergerak melintasi batas negara dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Perkembangan tersebut membuka peluang distribusi informasi yang lebih luas, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan dalam memastikan karya jurnalistik memperoleh pelindungan yang semestinya," kata Hermansyah dalam Gala Dinner of ASEAN Forum on the Protection of Journalistic Works in the Copyright Regime in Digital Era di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (9/10) malam.

Untuk itu, kata dia, tantangan dalam melindungi informasi digital tidak lagi dapat dihadapi oleh negara-negara secara sendiri-sendiri.

Ia menjelaskan negara-negara ASEAN memiliki sistem hukum dan kebijakan yang beragam, namun perbedaan tersebut tidak menghilangkan tujuan bersama untuk membangun konektivitas digital yang terbuka, memastikan karya memperoleh pelindungan, serta mendukung keberlangsungan jurnalisme sebagai bagian penting dari kehidupan demokrasi.

Menurut Hermansyah, kerja sama regional menjadi semakin penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai pelindungan karya jurnalistik.

Maka dari itu, ia berharap dialog antarpemangku kepentingan dapat memperkuat hubungan antarnegara sekaligus membuka peluang kolaborasi konkret dalam menghadapi tantangan pemanfaatan karya di lingkungan digital.

Hermansyah menambahkan ASEAN Forum on the Protection of Journalistic Works in the Copyright Regime in Digital Era yang akan digelar pada Sabtu ini, tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan, tetapi juga memperkuat persahabatan, rasa saling memahami, dan kerja sama di antara negara-negara yang hadir.

Menurut ia, hubungan yang kuat dan dialog yang berkelanjutan dapat menjadi landasan untuk membangun pendekatan bersama dalam menghadapi perubahan ekosistem informasi.

Ia juga mengajak para peserta forum mempererat hubungan sebagai bagian dari keluarga besar ASEAN dan menjadikan pertemuan tersebut sebagai awal dari diskusi yang produktif.

Hermansyah berharap kerja sama yang semakin kuat dapat mendukung masa depan ASEAN yang dinamis dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan ekosistem digital yang menghormati hak pencipta dan menjaga keberlangsungan jurnalisme.

Forum tersebut akan dihadiri perwakilan dari sejumlah negara, antara lain Myanmar, Timor-Leste, Inggris, Laos, Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Kehadiran para pemangku kepentingan internasional itu menjadi bagian dari upaya memperluas pertukaran perspektif mengenai perlindungan karya jurnalistik dan tantangan hak cipta di era digital.

Sejalan dengan itu, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum mengingatkan pentingnya penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual dalam pemanfaatan karya jurnalistik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Luar Negeri
Navi Pillay Raih Hadiah Nob...
Daerah
Dukung Produk Lokal, Pasar ...
Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.