Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penggerebekan Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Ditangkap

📅 Sabtu, 10 Okt 2026, 08:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penggerebekan Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Ditangkap Doc: Polda Metro Jaya.
Ket. Aparat gabungan mengamankan 24 orang dalam operasi penindakan dugaan peredaran narkotika di kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10/2026).

JAKARTA - Sebanyak 24 orang ditangkap dalam operasi gabungan penindakan peredaran narkotika di kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, Jumat (9/10).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso menjelaskan dari total 24 orang yang ditangkap, sebanyak 16 orang ditangkap di Kampung Ambon, sedangkan delapan orang lainnya diamankan di Kampung Boncos.

"Operasi penindakan tersebut melibatkan personel dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)," kata Bismo dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan seluruh individu yang ditangkap langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas.

"Mereka juga diwajibkan mengikuti tes urin untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan narkotika di dalam tubuh mereka," kata Bismo.

Bismo juga menjelaskan dalam operasi tersebut, petugas telah menyisir sejumlah lokasi dan menemukan berbagai sarana yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika, mulai dari lapak, tempat kos, hingga kendaraan bermotor.

"Yang jelas yang kita dapati saat ini tadi secara fakta ada lapak, ada yang menyewakan bong-bong tersebut, kemudian ada yang menyimpan di kos-kosan, ada yang menyimpan di dalam motor, dan lain sebagainya," ujar Bismo.

Lebih lanjut, Bismo menegaskan penanganan kawasan rawan narkoba ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum melalui penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan pendekatan yang humanis.

Pihak kepolisian turut berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta serta Dinas Tenaga Kerja guna mengupayakan dukungan program ketenagakerjaan bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyatakan penanganan kawasan rawan narkotika ini akan dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

“Penindakan diperkuat dengan langkah preventif, edukasi, pemulihan, serta pemberdayaan masyarakat agar kawasan tersebut tidak kembali menjadi tempat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” kata Budi.

Sebagai tindak lanjut dari operasi ini, aparat gabungan akan mengarahkan fokus pada patroli preventif, edukasi masyarakat, serta program pemulihan trauma (trauma healing).

Polres Metro Jakarta Barat juga tengah menyiapkan posko khusus untuk mendukung koordinasi dan memantau situasi keamanan dan ketertiban di kawasan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Dukung Produk Lokal, Pasar ...
Olahraga
Kejutan di China Open! Mert...
Luar Negeri
Impor Migas Kamboja Melonja...
Megapolitan
Akhir Pekan Tetap Bisa Urus...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.