Tuchel Tegaskan Inggris Sudah Bangkit dari Kekecewaan Gagal di Piala Dunia
Kamis, 08 Okt 2026, 00:09 WIBLONDON â Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan tim asuhannya telah meninggalkan kekecewaan akibat kegagalan di semifinal Piala Dunia. Inggris kini disebut telah mengambil langkah penting dalam proses perkembangan mereka melalui penampilan di UEFA Nations League.
Setelah kalah 2-3 dari juara dunia Spanyol pada pertandingan pembuka UEFA Nations League, Inggris bangkit dengan meraih kemenangan kandang dan tandang atas Ceko. Mereka kemudian tampil dominan dengan menghancurkan Kroasia 7-0.
Dari empat pertandingan pertama, Inggris mencetak total 14 gol. Performa tersebut menjadi modal penting bagi Tuchel untuk membangun tim yang diproyeksikan tampil di Euro 2028 yang akan digelar di kandang sendiri.
Pelatih asal Jerman itu masih beberapa kali mendapat pertanyaan mengenai kekalahan Inggris 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia. Namun, Tuchel menegaskan timnya tidak perlu kembali ke titik nol.
Menurutnya, Inggris harus melanjutkan perkembangan yang sudah dibangun sejak turnamen tersebut. âSaya pikir kami memang perlu move on,â ujar Tuchel setelah Inggris menang 3-0 atas Ceko di Wembley, Selasa.
âSaya hanya bisa mengulangi bahwa kami tidak tersingkir di fase grup. Terkadang rasanya seperti itu, tetapi kenyataannya kami tidak tersingkir di fase grup.â
Tuchel mengakui kritik dan keraguan sempat mengiringi perjalanan Inggris setelah kegagalan di Piala Dunia. Namun, ia menilai skuadnya telah memiliki fondasi yang cukup kuat untuk dikembangkan.
âMemang ada kritik dan keraguan, tetapi saya sudah mengatakan bahwa kami tidak perlu memulai semuanya dari awal karena kami bisa membangun dari apa yang telah kami capai bersama,â kata Tuchel. âKami memainkan sepak bola kompetitif dengan level tinggi di Piala Dunia.â
Kini, Tuchel ingin melihat Inggris terus berkembang selangkah demi selangkah.
Pelatih berusia 53 tahun itu menilai sikap dan komitmen para pemain sejak hari pertama pemusatan latihan menjadi salah satu aspek paling positif dari perjalanan Inggris.
âSekarang kami melangkah ke tahap berikutnya dan selalu penting untuk mengambil langkah berikutnya,â ujar Tuchel.
âKomitmen dan sikap para pemain sejak hari pertama mereka berada di kamp berada pada level yang sangat tinggi. Saya senang kami telah menunjukkannya dalam keempat pertandingan.â
Rentetan hasil positif tersebut memberikan Inggris momentum untuk menatap target jangka panjang, yakni Piala Eropa 2028.
Sebagai salah satu tuan rumah turnamen, Inggris memiliki kesempatan untuk tampil di hadapan pendukung sendiri. Tuchel ingin memastikan timnya tidak terjebak dalam bayang-bayang kegagalan sebelumnya dan terus membangun fondasi yang telah terbentuk.
Inggris akan kembali melanjutkan kiprahnya di Nations League dengan menghadapi Kroasia pada 12 November.
Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Tuchel untuk menguji perkembangan skuad sekaligus menjaga momentum positif yang telah dibangun sejak awal kompetisi.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Mbappe Cedera Lutut, Tinggalkan Timnas Prancis dan Kembali ke Madrid
-
Ilmuwan Temukan Spesies Kucing Liar Baru Setelah 100 Tahun
-
Veda Ega Pratama Start dari Posisi 19 di Moto3 Austria 2026
-
Arus Migran ke Eropa Menurun Drastis, Rute Italia Catat Penurunan Paling Tajam
-
Deretan Pelatih Baru Siap Unjuk Gigi di UEFA Nations League 2026-27
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.