Formula 1 Bersiap Kembali ke Afrika, Rwanda Dijadwalkan Gelar Balapan Tahun 2030

Kamis, 08 Okt 2026, 00:18 WIB

KIGALI – Formula 1 bersiap kembali menggelar balapan di benua Afrika. Rwanda dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk menjadi tuan rumah balapan Formula 1 pada tahun 2030.

Laporan tersebut disampaikan RacingNews365 pada hari Rabu (7/10). Kesepakatan disebut telah tercapai antara pihak-pihak terkait, sementara pengumuman resmi mengenai rencana tersebut berpeluang dilakukan sebelum akhir tahun ini.

Ket. Foto: Ilustrasi balapan Formula 1 di Afrika. — Sumber: Formula 1

Jika terealisasi, kembalinya Formula 1 ke Rwanda akan mengakhiri penantian panjang Afrika untuk kembali menjadi bagian dari kalender balap jet darat paling bergengsi di dunia.

Formula 1 terakhir kali menggelar balapan di benua Afrika pada 1993 melalui Grand Prix Afrika Selatan. Sejak saat itu, sejumlah upaya untuk membawa kembali F1 ke Afrika telah dilakukan, tetapi belum membuahkan hasil.

Presiden Rwanda, Paul Kagame, sebelumnya telah menyatakan keinginan negaranya untuk mengajukan tawaran menjadi tuan rumah Formula 1.

Kagame menyampaikan ambisi tersebut pada 2024. Sejak saat itu, Rwanda mulai memperlihatkan keseriusannya untuk membawa ajang balap mobil paling bergengsi tersebut ke negaranya.

Namun, rencana itu sempat mendapat keraguan dari komunitas Formula 1. Salah satu persoalan utama adalah Rwanda saat ini belum memiliki sirkuit balap yang memenuhi standar untuk menggelar ajang motorsport internasional sebesar Formula 1.

Kondisi tersebut menjadi tantangan besar mengingat penyelenggaraan Grand Prix F1 membutuhkan fasilitas dengan standar keselamatan, infrastruktur, serta kapasitas penonton yang sangat tinggi.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Rwanda disebut tengah merencanakan pembangunan sirkuit permanen baru.

Fasilitas tersebut direncanakan berdiri di luar Kigali, ibu kota Rwanda. Kehadiran sirkuit permanen itu diharapkan menjadi bagian penting dari upaya negara Afrika tersebut memenuhi persyaratan untuk menggelar Formula 1.

Apabila seluruh rencana berjalan sesuai kesepakatan, Rwanda akan menjadi negara Afrika berikutnya yang masuk kalender F1 setelah Afrika Selatan.

Kembalinya Formula 1 ke Afrika juga akan menjadi perkembangan penting bagi olahraga motorsport di benua tersebut. Rwanda kini berpeluang membuka babak baru sekaligus membawa Formula 1 kembali ke Afrika setelah lebih dari tiga dekade absen.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.