Pesan Agassi untuk Raducanu: Jangan Ukur Perjuangan dari Hasil
📅 Jumat, 25 Sep 2026, 00:09 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLONDON — Andre Agassi memberikan pesan penting kepada Emma Raducanu yang tengah berusaha mengembalikan performa terbaiknya. Legenda tenis Amerika Serikat itu meminta Raducanu tidak mengukur perjuangannya hanya berdasarkan hasil pertandingan.
Agassi juga mengingatkan mantan juara US Open tersebut untuk menerima dirinya sendiri dan fokus menjadi versi terbaik dari dirinya setiap hari.
Raducanu, 23 tahun, sebelumnya mengungkapkan bahwa autobiografi Agassi menjadi salah satu sumber inspirasi dalam upayanya keluar dari periode sulit yang telah berlangsung selama beberapa tahun di turnamen Grand Slam.
Agassi memahami situasi tersebut. Juara delapan Grand Slam itu pernah mengalami masa paceklik selama empat tahun setelah menjuarai Australian Open 1995 hingga akhirnya kembali mengangkat trofi Grand Slam di Prancis Open 1999.
Dalam periode tersebut, peringkat Agassi bahkan sempat terpuruk hingga posisi 141 dunia.
Pengalaman itu kemudian ia ceritakan dalam autobiografinya yang terbit pada 2009. Buku tersebut menggambarkan perjuangan Agassi untuk kembali menemukan performa terbaik setelah mengalami kemerosotan dalam kariernya.
Raducanu sendiri belum mampu kembali menembus perempat final Grand Slam sejak secara mengejutkan menjuarai US Open 2021.
Agassi meminta Raducanu tidak terlalu terpaku pada hasil pertandingan ketika mengevaluasi perkembangan dirinya.
“Saya akan mendorongnya untuk fokus menjadi versi terbaik dari dirinya setiap hari. Namun, jangan menilai hal itu berdasarkan hasil atau berpikir bahwa Anda harus berada dalam kondisi 100 persen,” ujar Agassi kepada BBC, Kamis (24/9).
Menurut Agassi, seorang atlet harus mampu menerima dirinya dalam kondisi apa pun, termasuk ketika belum mencapai performa terbaik.
“Anda harus belajar untuk menjadi 100 persen dari berapa pun persentase kemampuan Anda saat itu, dan merasa nyaman dengan identitas Anda sendiri di dalamnya, bukan berdasarkan apa yang dikatakan orang lain,” ujar Agassi.
Pesan tersebut menjadi relevan bagi Raducanu yang sejak keberhasilannya di US Open 2021 menghadapi tekanan besar untuk mengulangi pencapaian tersebut.
Kemenangan di New York pada 2021 membuat Raducanu menjadi salah satu sensasi terbesar tenis dunia. Namun, perjalanan setelahnya tidak berjalan mulus. Cedera, perubahan tim kepelatihan, dan performa yang belum stabil membuatnya kesulitan mempertahankan konsistensi di level Grand Slam.
Raducanu bukan satu-satunya petenis yang mendapatkan inspirasi dari perjalanan hidup Agassi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!