The Fed Naikkan Suku Bunga
Kamis, 17 Sep 2026, 12:00 WIBJAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat, the Fed, menaikkan suku bunga.
The Fed untuk pertama kalinya sejak Juli 2023 menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Keputusan itu diambil setelah setelah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu (16/9) waktu setempat, sehingga suku bunga the Fed di bulan September 2026 menjadi 3,75-4 persen. The Fed menyatakan keputusan menaikkan suku bunga diambil secara bulat.
"The Fed juga mengatakan, pengetatan lebih lanjut kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat. Langkah itu untuk mendorong penurunan inflasi yang lebih cepat," demikian pernyataan dari ketua the Fed, Kevin Warsh.
Warsh juga mengatakan ekonomi AS menguat sejak pertemuan The Fed terakhir. Namun tren inflasi menunjukkan sedikit perbaikan.
Bursa saham Amerika Serikat melemah setelah the Fed mengumumkan kenaikan suku bunga. Dow Jones Industrial Average turun 1,21 persen, S&P 500 turun 0,44% persen, dan Nasdaq Composite turun 0,01 persen.
Sedangkan bursa saham di kawasan Asia menguat pada Rabu kemarin. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,7 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,2 persen, Kospi Korea Selatan melesat 1,4 persen.
Kenaikan disebabkan, di kawasan Asia masih menunggu keputusan the Fed pada saat penutupan perdagangan.
Sementara itu Bank of Japan (BOJ) diprakirakan juga akan menaikkan suku bunga sehingga trend suku bunga tinggi akan berlangsung lebih lama. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi dengan Tinggi Letusan hingga 700 meter
-
BMKG Catat 2.945 Hotspot di Sumatra, Ancaman Kebakaran Hutan Makin Serius
-
Bencana Longsor Memutus Akses Jalan di Nagano, Jepang. Ratusan Orang Terisolasi
-
Amerika Serikat Bakal Naikkan Biaya Visa Kerja H-1B hingga Rp1,82 Miliar
-
Juara Mubadala Gugur di Toronto
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.