Raksasa Alat Berat China Bangun Pusat Remanufaktur Pertama di Luar Negeri, Balikpapan Jadi Basis Asia Tenggara

Kamis, 17 Sep 2026, 09:15 WIB

BALIKPAPAN– Raksasa alat berat asal Tiongkok, XCMG, resmi memulai pembangunan Pusat Remanufaktur PT. XCMG Indonesia Remanufacturing Center di Balikpapan, Indonesia, pada 16 September 2026.

Peletakan batu pertama ini menjadi tonggak sejarah. Ini adalah pusat overhaul dan remanufaktur komponen peralatan tambang pertama XCMG di luar negeri.

Ket. Foto: Raksasa alat berat asal Tiongkok, XCMG, resmi memulai pembangunan Pusat Remanufaktur PT XCMG Indonesia Remanufacturing Center di Balikpapan, Indonesia, pada 16 September 2026 — Sumber: istimewa

Langkah ini tidak hanya menandai pembangunan pusat layanan purnajual yang mencakup seluruh masa operasional alat, tetapi juga menjadi bukti keseriusan strategi lokalisasi XCMG di Indonesia.

Seremonial dihadiri General Manager XCMG Mining Machinery Business Division, Ren Daming, perwakilan pemerintah Indonesia, pelanggan utama sektor pertambangan, serta mitra industri. Dalam acara itu, XCMG juga meneken sejumlah kesepakatan kerja sama strategis.

Indonesia Jadi Pusat Rantai Nilai Global XCMG

Indonesia menjadi wilayah perintis strategi XCMG membangun rantai nilai menyeluruh di luar negeri, yang mencakup R&D, produksi, pengadaan, penjualan, layanan, hingga pembiayaan.

Setelah lebih dari 30 tahun berkiprah di Indonesia, sejumlah kapabilitas utama direalisasikan bertahap tahun ini:

1. Basis manufaktur energi baru pertama XCMG di luar negeri telah dibangun dan beroperasi, sehingga produksi unit lengkap lebih dekat ke pasar.

2. Pusat R&D XCMG Indonesia resmi beroperasi, fokus adaptasi produk terhadap suhu dan kelembapan tinggi serta karakteristik operasional kompleks di Indonesia.

3. Perusahaan Pembiayaan XCMG hadir dengan solusi pembiayaan yang disesuaikan kebutuhan pelanggan.

“Jika manufaktur, R&D, dan pembiayaan berperan mendukung tahapan sebelum dan saat penjualan, maka bisnis remanufaktur memperluas rantai hingga mencakup seluruh masa operasional peralatan,” ucap Ren Daming.

Dengan ini, XCMG di Indonesia kini memiliki kapabilitas layanan yang mencakup seluruh siklus hidup alat berat.

Alat Rusak Tak Perlu Tunggu Lama, Bisa Diperbaiki di Balikpapan

Pusat Remanufaktur XCMG Indonesia mengintegrasikan fungsi overhaul dan remanufaktur komponen inti, pergudangan suku cadang regional, pelatihan tenaga teknis lokal, serta rekondisi unit bekas.

Mulai dari pengumpulan dan inspeksi komponen bekas, pemulihan, penyediaan suku cadang, hingga layanan di lapangan akan terhubung menyeluruh.

Setelah proyek rampung, sebagian besar pekerjaan perbaikan bisa dilakukan secara lokal. Ini memangkas waktu tunggu akibat alat berhenti operasi, menjaga performa, serta menekan biaya.

“Dengan hadirnya pusat remanufaktur di Indonesia, proses overhaul dan respons penyediaan suku cadang dapat dilakukan lebih cepat, sehingga kerugian akibat peralatan tidak beroperasi dapat lebih terkendali. Hal ini semakin meningkatkan keyakinan kami untuk memperdalam kerja sama,” ujar perwakilan pelanggan utama XCMG dari sektor tambang.

XCMG menegaskan prinsipnya: “Berakar di Indonesia, melayani Indonesia.” Komitmen diwujudkan melalui lokalisasi tenaga kerja, program pembinaan teknisi lokal bersama perguruan tinggi, serta penciptaan lapangan kerja baru di bidang purnajual.

“Globalisasi adalah lokalisasi,” demikian pernyataan Chairman XCMG, Yang Dongsheng, yang menjadi cerminan ekosistem rantai nilai XCMG di Indonesia yang terus lengkap.

Dari satu sekop tanah di Balikpapan, XCMG membangun satu rantai industri yang terhubung sebagai pijakan penting untuk memperdalam pasar Asia Tenggara.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.