Bos CIA ke Moskow Bawa Peringatan Keras untuk Russia

Kamis, 27 Agu 2026, 21:10 WIB

WASHINGTON DC – Direktur CIA (Central Intelligence Agency) John Ratcliffe melakukan kunjungan yang tidak biasa ke Moskow pada Selasa (25/8) untuk memperingatkan Russia agar tidak menyerang negara-negara anggota NATO (North Atlantic Treaty Organization), menurut laporan sejumlah media Amerika Serikat (AS) pada Rabu (26/8).

The Wall Street Journal dan CBS News melaporkan Ratcliffe berupaya mencegah Rusia menguji ketahanan NATO di tengah penilaian intelijen AS bahwa Moskow berpotensi melakukan langkah tersebut.

Ket. Foto: Kepulan asap hitam membubung ke langit malam menyusul laporan serangan pesawat nirawak oleh pasukan Ukraina di Belgorod, Rusia, pada 3 Agustus 2026. — Sumber: Antara

The Wall Street Journal menyebut Presiden Russia Vladimir Putin dapat menguji NATO melalui "serangan terbatas" dalam beberapa tahun mendatang.

Gedung Putih tidak menanggapi sejumlah permintaan komentar AFP terkait laporan tersebut. Presiden Donald Trump justru menyebut kunjungan Ratcliffe ke Moskow sebagai kegiatan yang "semi-rutin" dan mengisyaratkan bahwa pembicaraan berkaitan dengan perang di Ukraina.

"Dia ada di sana, semacam rutinitas biasa. Saya tidak ingin mengecewakan orang. Kami ingin melihat perang dengan Ukraina berakhir," kata Trump dalam wawancara dengan pembawa acara radio konservatif Glenn Beck.

Ratcliffe menjadi salah satu pejabat AS berpangkat tertinggi yang mengunjungi Russia sejak perang Ukraina dimulai pada 2022.

Kunjungan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya serangan Russia ke Ukraina. Serangan sepanjang musim panas meningkatkan jumlah korban sipil, sementara upaya perundingan damai yang dimediasi AS mengalami kebuntuan.

CBS News, dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut, juga melaporkan Ratcliffe membahas perang dengan Iran dan memperingatkan kemungkinan penerapan sanksi tambahan jika Selat Hormuz tidak kembali dibuka untuk lalu lintas pelayaran.

Kontak dengan Intelijen Russia

Kremlin pada Rabu mengatakan Ratcliffe melakukan "kontak" dengan dinas intelijen Russia selama kunjungannya, tetapi tidak bertemu dengan Presiden Vladimir Putin.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Putin telah menerima laporan mengenai pembicaraan tersebut, tetapi menolak mengungkapkan apakah perang Ukraina turut dibahas.

"Kontak melalui dinas intelijen merupakan perkembangan positif tersendiri. Masih terlalu dini untuk mengatakan bagaimana hal ini akan memengaruhi proses penyelesaian krisis dalam hubungan kita," kata Peskov.

Kunjungan Ratcliffe merupakan kunjungan pertama direktur CIA ke Moskow sejak November 2021. Saat itu, Direktur CIA William Burns memperingatkan Russia agar tidak mengirim pasukan ke Ukraina. Beberapa bulan kemudian, Kremlin melancarkan invasi yang berkembang menjadi konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.

CIA juga terlibat dalam sejumlah kesepakatan pertukaran tahanan dengan Russia, termasuk pertukaran besar-besaran pada pertengahan 2024.

Perang di Ukraina telah menewaskan ratusan ribu orang. Kremlin hingga kini menolak melonggarkan tuntutan maksimalisnya untuk menguasai sisa wilayah Ukraina timur dan mempertahankan Krimea.

Sementara itu, Trump membantah bahwa Ratcliffe membahas isu lain, termasuk kemungkinan Russia menguji keteguhan NATO maupun upaya AS meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.

"Dia tidak dipenjara karena hal-hal yang Anda sebutkan, sekarang mungkin akan terungkap sesuatu," kata Trump kepada Beck.

"Kami bekerja sangat keras untuk mengakhiri perang itu, dan terus terang, mereka berdua ingin melihat perang itu berakhir saat ini," ujar Presiden AS tersebut.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

InJourney Airports Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Pesisir Banyuwangi

170 Pendaki Semeru Berhasil Dievakuasi dari Ranu Kumbolo Akibat Kebakaran

Bareskrim Tangkap Pemilik THM Planet Batam yang Kabur ke Singapura

Bos CIA ke Moskow Bawa Peringatan Keras untuk Russia

Kepolisian Bantu 25.000 Liter Air Bersih untuk Warga Pulau Penyengat

Damkar Gunungkidul Tangani 49 Karhutla Sepanjang Mei-Agustus

Api Melalap Hutan Kota Koba Bangka Tengah, Tim Gabungan Bergerak Cepat!

DLH Terjunkan Tim Awasi Aktifitas Lapak Barang Bekas untuk Cegah Pencemaran

Kisah Mengharukan “Rumah Singgah”, Film yang Menyalakan Harapan Pejuang Kanker

Desil DTSEN Dipersoalkan, DPR Desak Parameter Penentuan Diperbaiki

Bukan Sekadar Pusat Keuangan, PFII Dibangun dengan Konsep “Financial Hub Plus”

UMKM Minim Jaminan Jangan Lagi Tersisih, OJK Dorong Skema Baru Kredit

Anak-anak hingga Lansia Jombang Sambut Hangat Lambaian Prabowo di Atas Maung

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis NU dalam Menjaga Stabilitas dan Masa Depan Bangsa

Berkibarlah Umbul-umbul Caruban Nagari Cirebon, Selembar Kain Pemersatu Kemenangan di Sunda Kelapa

Kabar Mengejutkan dari China! Hampir 100 Warga Hilang akibat Banjir Bandang

“Superman: Man of Tomorrow” Selesai Proses Syuting, Jadwal Tayang 9 Juli 2027

Alita dan PLN Electricity Services Kolaborasikan Teknologi untuk Perkuat Infrastruktur Listrik

Undian Liga Champions 2026-27: Skenario Terbaik dan Terburuk Arsenal, Manchester United, serta Manchester City

Bukan Sekadar Pelayanan! DKI Minta RSUD Budhi Asih Budayakan Keterbukaan Informasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.