Bantai Santander 7-2, Barcelona Tanpa Ampun Mengamuk di Camp Nou

Kamis, 17 Sep 2026, 17:15 WIB

JAKARTA - Pelatih Racing Santander Jose Alberto Lopez mengakui keputusan rotasi pemain berujung petaka usai timnya dibantai Barcelona dengan skor telak 2-7 pada laga lanjutan Liga Spanyol 2026/2027 di Stadion Camp Nou, Kamis (17/9) dini hari WIB.

Dikutip dari laman Racing Santander, Lopez menyebut, awalnya dia mengira skuadnya mampu memberikan perlawanan sengit dan menyulitkan Barcelona.

Ket. Foto: Pelatih Racing Santander Jose Alberto Lopez. — Sumber: Racing Santander

Akan tetapi, mereka ternyata diserang habis-habisan oleh sang lawan sehingga kebobolan tujuh gol. Santander cuma mampu melesakkan dua gol hiburan.

"Saya melakukan perubahan dan berpikir kami dapat bersaing di level tinggi lalu menyulitkan Barcelona. Namun, kami tidak mampu melakukannya," ujar Lopez.

Juru taktik asal Spanyol itu menyebut timnya tidak bertahan dengan baik saat berhadapan dengan Barcelona.

Lopez menilai Racing Santander terlalu banyak memberikan peluang untuk lawan. Itu yang membuat Barcelona mendapatkan tiga penalti (dua di antaranya menjadi gol) dan dua gol dari tembakan jarak jauh.

"Kami perlu menjadi tim yang lebih disiplin," tutur dia.

Pada laga kontra Barcelona itu, Jose Alberto Lopez hanya mempertahankan tiga pemain dari pertandingan sebelumnya yakni Julen Agirrezabala, Matteo Prati dan Sergio Canales.

Sisanya, dia melakukan rotasi lantaran harus mempertahankan kondisi para pemainnya yang mesti menjalani tiga pertandingan dalam rentang waktu tujuh hari sejak Sabtu (12/9), di mana mereka menaklukkan Deportivo Alaves 2-1, juga di liga.

Berikutnya, Racing Santander mesti bertandang ke markas Celta Vigo di Stadion Balaidos, Sabtu (19/9).

"Saya ingin memberikan kesempatan kepada mereka yang kurang waktu bermain," tutur Lopez.

Sebanyak tujuh gol Barcelona ke gawang Racing Santander dilesakkan oleh Joao Cancelo (8'), Raphinha (penalti 25', 42', penalti 67'), bunuh diri Asier Villalibre (36'), Gabriel Jesus (79') dan Lamine Yamal (89').

Barcelona sejatinya berpeluang menambah gol lantaran memiliki satu peluang emas dari penalti Yamal (45'). Namun, sepakan penyerang sayap berusia 19 tahun itu mampu ditepis kiper Santander, Julen Agirrezabala.

Racing Santander menciptakan gol dari upaya Maguette Gueye (30') dan Yassir Zabiri (65').

Kekalahan itu membuat Santander berada di peringkat 10 klasemen sementara Liga Spanyol 2026/2027 dengan koleksi tujuh poin dari enam pertandingan. Barcelona masih memimpin di puncak dengan 18 poin dari enam laga.

  • barcelona
  • liga spanyol
  • raphinha
  • racing santander
  • camp nou

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.