Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Surabaya Menggandeng Ahli Geologi untuk Memperkuat Mitigasi Bencana

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Surabaya Menggandeng Ahli Geologi untuk Memperkuat Mitigasi Bencana Doc: Antara
Ket. Para peserta mengikuti pelatihan di lingkungan BPBD Kota Surabaya.

Surabaya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menggandeng ahli geologi untuk memperkuat mitigasi bencana gempa bumi dari keberadaan patahan atau sesar aktif di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

"Upaya mitigasi ini kita lakukan mulai dari usia dini, dari tingkat PAUD hampir setiap hari kita latih, lalu ke sekolah-sekolah dari SD, SMP, hingga SMA," ujar Kepala BPBD Kota Surabaya Irvan Widyanto di Surabaya, Rabu.

Irvan menjelaskan materi edukasi berfokus pada langkah penyelamatan diri, penentuan titik kumpul, hingga bantuan untuk keluarga saat gempa terjadi. Masyarakat diimbau tidak panik dan berlari sembarangan saat gempa, melainkan menerapkan prinsip hold and cover. 

"Yang utama adalah hold and cover, mencari benda untuk menutupi kepala dan leher, berlindung di bawah meja, atau di area triangle of life (segitiga kehidupan). Selain ke sekolah, penyisiran edukasi mitigasi juga terus kami jalankan setiap hari ke pesantren, rumah sakit, gedung bertingkat, hingga ke masyarakat melalui Kampung Pancasila," tuturnya.

Ia mengatakan, langkah mitigasi ini memperkuat hasil survei terbaru Pemkot Surabaya bersama tim ahli geologi terkait keberadaan dua patahan aktif dari sistem Sesar Kendeng yang melintasi Kota Surabaya, yaitu Patahan Surabaya dan Patahan Waru. 

Pakar Geologi, Dr. Ir. Amien Widodo, M.Si, menjelaskan bahwa kedua patahan ini memiliki karakteristik patahan naik (thrust fault). Aktivitas geologis ini ditandai dengan adanya dorongan dari bawah permukaan bumi yang secara perlahan mengangkat lapisan tanah dan membentuk bukit-bukit memanjang di wilayah kota.

"Patahan Surabaya menyebabkan munculnya perbukitan yang memanjang dari kawasan Wonokitri, Mayjen Sungkono, hingga ke Cerme. Sementara itu, Patahan Waru mendorong ke atas dan membentuk gundukan bukit dari wilayah Karangpilang, Nganjuk, hingga terus memanjang jauh ke barat," katanya.

Lebih lanjut, survei ini juga mencatat tingkat pergerakan dari masing-masing patahan. Patahan Surabaya teridentifikasi bergerak dan terdorong sekitar 4 sentimeter per tahun, sedangkan Patahan Waru bergerak sekitar 3 sentimeter per tahun.

"Pergerakan aktif dari kedua sesar ini terus menghasilkan gempa-gempa berskala mikro, dengan rentang magnitudo 1 hingga 3. Meski getarannya sangat kecil dan kerap tidak dirasakan langsung oleh masyarakat, aktivitas mikro ini menjadi bukti valid bahwa sistem sesar tersebut berstatus aktif dan terus bergerak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Luar Negeri
Uni Eropa Siap Bentuk Dewan...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.