Pemimpin Wales Soroti Lanskap Politik Inggris Pada Pertemuan Partai Pro-Kemerdekaan
📅 Senin, 14 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohPresiden Sinn Féin Mary Lou McDonald mengatakan Ireland, Scotland, dan Wales memiliki sejarah serta kondisi konstitusional yang berbeda. Namun, menurutnya, ketiga wilayah tersebut memiliki kesamaan prinsip mengenai hak suatu bangsa untuk menentukan masa depannya sendiri.
“Dalam kasus Ireland, posisinya jelas. Perjanjian Good Friday memberikan jalan damai dan demokratis menuju penyatuan kembali serta menjamin hak masyarakat di pulau ini untuk menentukan masa depan konstitusional mereka,” kata McDonald.
Ia menegaskan masa depan Ireland akan ditentukan oleh masyarakat Ireland dan tidak dapat dikesampingkan oleh Perdana Menteri Inggris.
Menteri Pertama Irlandia Utara Michelle O’Neill turut menekankan pentingnya memperkuat hubungan antarpartai dan menemukan kepentingan bersama. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat membantu menciptakan peluang yang lebih baik bagi pekerja, keluarga, dan komunitas yang mereka wakili.
“Perubahan sedang terjadi di seluruh kepulauan ini dan kita harus siap menghadapi perubahan konstitusional ketika saatnya tiba,” ujar O’Neill.
Pernyataan tersebut memperlihatkan adanya dorongan dari para pemimpin partai untuk memperkuat kerja sama politik di tengah perdebatan mengenai masa depan hubungan Wales, Scotland, Irlandia Utara, dan Pemerintah Inggris.
Pertemuan di Cardiff menjadi salah satu upaya untuk membangun koordinasi yang lebih erat antara partai-partai pro-kemerdekaan dan kelompok yang mendukung hak penentuan nasib sendiri. Selain isu konstitusional, kerja sama ekonomi, energi, sosial, serta hubungan internasional juga menjadi bagian dari pembahasan.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa persoalan masa depan konstitusional Wales dan wilayah lain di Inggris kembali menjadi bagian penting dalam agenda politik. Bagi ap Iorwerth, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat posisi Wales dan membangun hubungan politik yang lebih erat dengan negara serta pemerintahan lain di kawasan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!