Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jejak Hatta-Sjahrir Dihidupkan, Museum Sukabumi Resmi Dibuka

3 Minggu, 13 Sep 2026, 12:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidupkan, Museum Sukabumi Resmi Dibuka Jejak Hatta-Sjahrir Dihidupkan, Museum Sukabumi Resmi Dibuka Doc: Antara
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat kunjungan peresmian revitalisasi Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir di Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (12/9).

Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir di Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat yang telah direvitalisasi untuk menghidupkan kembali ruang ingatan bangsa pada peristiwa bersejarah di masa lalu.

“Museum harus menjadi ruang pembelajaran yang hidup, tempat masyarakat, terutama generasi muda, dapat berdialog dengan sejarah," kata Fadli dalam siaran pers Kementerian Kebudayaan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Pada Februari 1942, Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir dipindahkan dari Banda Neira ke kompleks Sekolah Polisi Sukabumi sebagai tahanan politik.

Meskipun berada dalam pengawasan kolonial yang ketat, dari rumah tersebut usaha, pemikiran, dan rintisan perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia terus dinyalakan.

Fadli menilai revitasilasai museum tu merupakan langkah nyata menghidupkan kembali jejak perjuangan, keteguhan hati, pemikiran, dan pengorbanan kedua tokoh tersebut sebagai warisan budaya bagi generasi mendatang.

“Semoga semakin banyak masyarakat yang mengunjungi museum ini untuk belajar dan meneladani perjuangan para pahlawan kita,” kata Fadli.

Sejalan dengan itu, Kementerian Kebudayaan terus mendorong transformasi museum agar tidak berhenti sebagai tempat penyimpanan dan perlindungan koleksi sejarah.

Museum diarahkan menjadi ruang edukasi, literasi, penelitian, arsip, serta ruang kreatif yang relevan dan interaktif bagi masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan regulasi dan kebijakan pengembangan museum, peningkatan infrastruktur, digitalisasi koleksi untuk memperluas akses masyarakat, serta penguatan kemitraan dan kolaborasi.

Pada 2026, Kementerian Kebudayaan melalui program "revitalisasi museum, keraton, dan taman budaya" telah menyelesaikan arsitektur fisik serta penataan interior dan kuratorial Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir guna memperkuat penyajian sejarah kedua tokoh melalui konten yang lebih informatif dan kontekstual.

Pada bangunan utama sisi kanan, museum menyajikan lini masa perjuangan Mohammad Hatta, ruang kerja yang memuat karya tulis dan kliping koran era Jepang hingga kemerdekaan, serta peta perjalanan pengasingan Bung Hatta.

Sementara pada sisi kiri, pengunjung dapat melihat lini masa Sutan Sjahrir, gramofon lagu kesukaan Sjahrir, pajangan radio pemberitaan luar negeri, serta kearsipan surat kabar Daulat Ra’yat.

Perjuangan Kemerdekaan

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyambut baik peresmian Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir dan menyatakan siap memperkuat kolaborasi Pemerintah Kota Sukabumi dengan Kementerian Kebudayaan untuk merawat museum agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Setukpa Lemdiklat Polri, Brigjen Pol. Dirin, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan revitalisasi hingga peresmian museum tersebut pada Sabtu (12/9).

Dirin mengatakan rumah pengasingan itu memiliki nilai penting, sebagai bagian dari sejarah perjuangan dan kemerdekaan Indonesia dan juga ruang pembelajaran bagi masyarakat masa kini dan generasi mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Gardu Portal PLN Roboh dan ...
Ekonomi
Stok Cadangan Beras Nasiona...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.