Zankore by Indosat Perkuat Infrastruktur Komputasi AI Asia Tenggara
Kamis, 10 Sep 2026, 11:25 WIBJAKARTA â Zankore by Indosat tengah membangun infrastruktur komputasi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) berbasis teknologi NVIDIA dengan kapasitas awal 100 megawatt (MW). Pengembangan ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem AI cloud di Indonesia sekaligus membuka akses komputasi AI bagi pasar Asia Tenggara.
Kebutuhan terhadap komputasi berperforma tinggi terus meningkat seiring berkembangnya aplikasi berbasis AI, termasuk teknologi agentic AI. Infrastruktur komputasi menjadi salah satu elemen penting untuk mendukung proses pengembangan, pelatihan, fine-tuning, hingga penerapan model AI dalam skala besar.
Melalui kolaborasi dengan NVIDIA, Zankore by Indosat akan menghadirkan layanan cloud untuk perusahaan berbasis AI, korporasi, startup, developer, serta institusi di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Platform tersebut akan dibangun menggunakan teknologi komputasi AI full-stack NVIDIA dan dilengkapi kluster GPU berperforma tinggi. Infrastruktur ini dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan, mulai dari pelatihan model AI dan fine-tuning hingga inferensi dalam skala besar serta aplikasi agentic AI.
Kehadiran kapasitas komputasi tersebut diharapkan memungkinkan pelaku usaha dan pengembang mengakses sumber daya GPU tanpa harus membangun seluruh infrastruktur secara mandiri. Zankore by Indosat juga akan menerapkan model bagi hasil dan dukungan kredit yang dikembangkan sejalan dengan kebutuhan pelanggan.
Membangun Kapasitas AI dari Indonesia
Pengembangan infrastruktur tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan domestik. Zankore by Indosat menargetkan pembangunan kapasitas komputasi yang dapat melayani pertumbuhan permintaan AI di Asia Tenggara.
Bagi Indonesia, penguatan infrastruktur lokal dinilai penting agar pengembangan teknologi AI dapat berlangsung lebih dekat dengan data, pengguna, dan kebutuhan industri di dalam negeri. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperbesar kontribusi Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi berbasis AI di kawasan.
Direktur dan Chairman Zankore by Indosat, Vikram Sinha, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting agar Indonesia dan Asia Tenggara tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI.
âAI menciptakan peluang yang sangat penting bagi Indonesia dan Asia Tenggara. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar apakah kita akan mengadopsi AI, melainkan kemampuan membangun infrastruktur yang mendorong wilayah ini menjadi bagian dari masa depan AI,â ujar Vikram melalui siaran pers pada Kamis (10/9/2026).
Menurut dia, dukungan NVIDIA memungkinkan Zankore by Indosat membangun fondasi komputasi yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi AI di kawasan.
âDengan dukungan NVIDIA, Zankore by Indosat tengah membangun fondasi komputasi AI tingkat lanjut yang dibutuhkan untuk membantu mengubah peluang tersebut menjadi nyata,â katanya.
Didukung Pendanaan US$3,1 Miliar
Sejalan dengan pengembangan infrastruktur tersebut, Zankore by Indosat mengumumkan penandatanganan fasilitas pinjaman berjangka senior (senior term loan facility) senilai US$3,1 miliar.
Pendanaan itu melibatkan konsorsium lembaga keuangan regional serta internasional dan akan digunakan untuk mendukung pengembangan serta penerapan infrastruktur AI dan GPU cloud generasi berikutnya, termasuk pengadaan dan penerapan infrastruktur GPU NVIDIA.
Transaksi tersebut disebut sebagai salah satu pendanaan infrastruktur AI terbesar di Asia. Citi bertindak sebagai penasihat utang eksklusif dalam fasilitas pinjaman tersebut.
Citi, ING, Natixis, Qatar National Bank (QNB) Group, dan United Overseas Bank (UOB) bertindak sebagai senior mandated lead arrangers, underwriters, and bookrunners (SMLAUBs).
Head of Investment Banking Asia Pasifik Citi, Kaustubh Kulkarni, menilai bahwa skala pendanaan tersebut mencerminkan kebutuhan modal yang besar untuk membangun infrastruktur AI generasi berikutnya.
âPembiayaan bersejarah ini menunjukkan skala modal dan kolaborasi yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur AI generasi berikutnya,â kata Kaustubh.
Sementara itu, Head of Wholesale Banking Asia Pasifik ING, Uday Sareen, mengatakan bahwa kebutuhan modal untuk penerapan komputasi AI dan GPU membutuhkan skema pendanaan yang dapat menopang ekspansi jangka panjang.
Menurut dia, transaksi tersebut menjadi salah satu tonggak dalam perkembangan pembiayaan infrastruktur komputasi AI di pasar pinjaman sindikasi Asia-Pasifik.
Target Kapasitas hingga 1 GW
Pengembangan infrastruktur ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang Zankore by Indosat untuk membangun kapasitas komputasi AI NVIDIA hingga 1 gigawatt (GW). Zankore by Indosat diluncurkan pada 6 Agustus 2026 melalui kolaborasi Ooredoo Group, Indosat Ooredoo Hutchison, NVIDIA, dan Nokia. Pada saat peluncuran, perusahaan menyampaikan rencana membangun salah satu platform infrastruktur AI terbesar di Asia, dengan target kapasitas 1 GW NVIDIA DSX AI Factory.
Perusahaan juga menargetkan kapasitas awal sekitar 200 MW pada paruh pertama tahun 2027. Dana dari fasilitas pinjaman senior tersebut akan mendukung pengadaan dan penerapan GPU NVIDIA untuk mewujudkan rencana tersebut secara bertahap.
Head of Global Trade Asia Pasifik Natixis CIB, Olivier Menard, mengatakan bahwa perkembangan komputasi AI melahirkan kebutuhan terhadap model pembiayaan baru karena besarnya investasi yang diperlukan untuk membangun infrastrukturnya.
Sementara itu, Senior Executive Vice President Group Corporate and Institutional Banking QNB, Khalid A. Al-Sada, menilai bahwa pembangunan Zankore by Indosat menjadi bagian dari perkembangan infrastruktur AI di Asia Tenggara.
âZankore by Indosat merupakan tonggak penting dalam perkembangan lanskap infrastruktur AI di Asia Tenggara dan menunjukkan skala investasi yang diperlukan untuk membangun kapasitas komputasi yang akan menopang tahap berikutnya dari pertumbuhan digital kawasan,â ujarnya.
Head of Group Investment Banking UOB, Samuel Tan, menambahkan bahwa perkembangan ekonomi AI tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, melainkan juga kesiapan infrastruktur yang mendukung penerapannya.
Menurut dia, pembangunan platform komputasi AI berskala besar dapat membantu mempercepat adopsi teknologi tersebut di berbagai sektor sekaligus memperkuat posisi ASEAN dalam ekonomi AI global.
Pengembangan Bertahap
Zankore by Indosat akan mengembangkan infrastruktur tersebut secara bertahap dengan fokus pada pembangunan fasilitas, ekosistem komersial, serta kemampuan operasional.
Pendanaan senilai US$3,1 miliar memberikan dukungan untuk mempercepat penerapan komputasi GPU NVIDIA dan pengembangan layanan AI berbasis cloud. Infrastruktur yang dibangun diharapkan dapat menyediakan kapasitas komputasi bagi perusahaan, startup, pengembang, dan institusi yang membutuhkan sumber daya AI dalam skala besar.
Dengan target hingga 1 GW, pengembangan Zankore by Indosat menjadi bagian dari upaya membangun kapasitas komputasi AI regional dari Indonesia. Pertumbuhan infrastruktur tersebut akan sangat bergantung pada peningkatan permintaan komputasi AI serta kemampuan perusahaan dalam mengembangkan fasilitas dan layanan secara berkelanjutan.
- Developer
- Indosat
- Nvidia
- ASEAN
- Teknologi AI
- Startup AI
- Ekonomi AI
- Agentic AI
- Kecerdasan Artifisial
- Infrastruktur AI
- Artificial Intelligence
- Asia Tenggara
- Transformasi Digital
- kecerdasan buatan
- Zankore by Indosat
- Komputasi AI
- AI Cloud
- GPU Cloud
- NVIDIA DSX AI Factory
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Riset Ungkap Cara Keluarga Asia Tenggara Menciptakan Ruang untuk Beristirahat
-
Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia
-
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan.
-
LG Buka Pre-Order Dualcool AI Air, AC dengan Fitur AI dan Pengelolaan Energi
-
Service Quality Award 2026 Kembali, Suara Pelanggan Jadi Tolok Ukur Kualitas Layanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.