• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Satu Dekade EMOS Perkuat E...

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Rabu, 19 Agu 2026, 18:55 WIB

JAKARTA – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui PT EMOS Global Digital menandai satu dekade perjalanan EMOS dengan menggelar National EMOS Talkshow (NET) 2026. Forum tersebut mempertemukan regulator, tenaga kefarmasian, industri kesehatan, akademisi, serta pemangku kepentingan untuk membahas penguatan transformasi ekosistem kesehatan berbasis digital di Indonesia.

Mengusung tema “EMOS Xtraordinary Decade: Connecting Healthcare, Empowering The Future”, NET 2026 sekaligus menjadi momentum bagi EMOS untuk memperkenalkan sejumlah inovasi digital terbaru.

Ket. Foto: Suasana National EMOS Talkshow (NET) 2026 yang diselenggarakan secara daring. EMOS menandai satu dekade perjalanannya dengan menghadirkan inovasi digital, termasuk AI dan metaverse, untuk memperkuat ekosistem kesehatan Indonesia. — Sumber: Kalbe

Direktur PT EMOS Global Digital, Eddy T. Nawawi, mengatakan bahwa selama satu dekade EMOS telah berkembang menjadi platform yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan kesehatan dalam ekosistem digital terintegrasi.

“Transformasi kesehatan membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Eddy melalui siaran pers pada Rabu (19/8/2026).

Menurut Eddy, penyelenggaraan NET 2026 menjadi langkah EMOS untuk memasuki dekade berikutnya dengan menghadirkan solusi digital yang semakin relevan bagi kebutuhan ekosistem kesehatan Indonesia.

Perkuat Tata Kelola Digital

Perjalanan satu dekade EMOS juga ditandai dengan pemenuhan standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) bagi Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi (PSEF). Pemenuhan standar tersebut menjadi salah satu tonggak dalam penguatan tata kelola platform digital EMOS.

Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) turut menyambut positif capaian tersebut.

Plt. Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dr. L. Rizka Andalucia, menyampaikan bahwa transformasi pelayanan kefarmasian saat ini membutuhkan perubahan orientasi, dari sekadar aspek logistik menuju layanan klinis, digital, dan berbasis kinerja.

Menurut Rizka, pendekatan patient first perlu menjadi landasan utama. Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya diarahkan untuk mempercepat distribusi obat, tetapi juga mendukung keselamatan pasien dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menilai momentum satu dekade EMOS menjadi pengingat bahwa inovasi digital bukanlah tujuan akhir dalam transformasi pelayanan kefarmasian.

Menurutnya, teknologi dapat mempercepat distribusi obat, tetapi pengawasan ketat tetap dibutuhkan untuk menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara regulator dan pelaku industri sangat penting untuk membangun sistem distribusi obat yang tangguh dan terpercaya.

Hubungkan Puluhan Ribu Fasilitas Kesehatan

Sejak berdiri, EMOS berkembang menjadi platform digital yang menghubungkan lebih dari 50.000 apotek dan fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia. Sebagai bagian dari Kalbe Group, EMOS terus memperluas perannya dalam menghubungkan industri kesehatan, regulator, tenaga kefarmasian, dan pengambil keputusan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Pada NET 2026, EMOS turut memperkenalkan EMOS Metaverse, sebuah platform virtual berbasis Interactive 3D Immersive Experience yang dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif kepada peserta.

Melalui platform tersebut, peserta dapat menjelajahi area pameran virtual, mengunjungi stan dan toko virtual sponsor, mengakses materi edukasi, serta berinteraksi dengan peserta lain dalam satu ekosistem digital.

Bagi para apoteker, EMOS Metaverse menyediakan akses ke berbagai sesi ilmiah dan materi edukasi terkait perkembangan regulasi, praktik kefarmasian, serta inovasi sektor kesehatan.

Sementara itu, bagi Key Person Decision Makers (KPDM), platform ini menawarkan pengalaman Digital Economy. Peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan prabuka, memperoleh penawaran khusus, serta mengeksplorasi dan bertransaksi melalui sejumlah toko virtual.

Beberapa toko virtual yang hadir di antaranya YOUC1000 dan Nicorette. Konsep ini turut didukung oleh sejumlah mitra, seperti DKT Indonesia, Darya-Varia, InovaPharma, Haleon, Henson, Menarini, Reckitt, BCA, dan ICS melalui stan digital interaktif.

Hadirkan Inovasi Berbasis AI

Dalam NET 2026, EMOS meluncurkan sejumlah inovasi digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Salah satunya adalah FOR YOU, fitur berbasis AI Recommendation Engine yang dirancang untuk mengolah data menjadi rekomendasi belanja yang lebih personal.

Fitur FOR YOU menganalisis riwayat transaksi, pola pembelian, tren produk lokal, serta peluang promosi. Fitur ini membantu pelanggan mengambil keputusan pembelian lebih cepat, mempercepat proses pemesanan ulang (reorder), serta mengoptimalkan program promosi di platform EMOS.

Selain FOR YOU, EMOS meluncurkan EMOS Snap untuk membantu principal dan mitra bisnis meningkatkan kualitas pelaksanaan aktivitas di lapangan.

Melalui sistem pemantauan berbasis foto secara real-time, EMOS Snap memungkinkan berbagai aktivitas dipantau melalui satu dasbor terintegrasi. Aktivitas tersebut mencakup verifikasi tampilan (display) produk, penerapan materi promosi (point of sales material/POSM), kepatuhan standar merchandising, hingga kegiatan branding.

Dokumentasi yang tersusun sistematis dan didukung wawasan berbasis data (data-driven insight) ini diharapkan meningkatkan transparansi, mempercepat evaluasi, serta membantu pengambilan keputusan bisnis.

Melalui NET 2026, EMOS menegaskan arah pengembangannya pada dekade mendatang dengan terus memperkuat konektivitas dan kolaborasi antarpemangku kepentingan, guna mewujudkan ekosistem kesehatan Indonesia yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan.

  • BPOM
  • Farmasi
  • Teknologi Kesehatan
  • for you
  • kesehatan digital
  • Kementerian Kesehatan
  • Artificial Intelligence
  • Transformasi Digital
  • Ekosistem Kesehatan
  • EMOS
  • Kalbe
  • PT Kalbe Farma
  • EMOS Global Digital
  • National EMOS Talkshow
  • NET 2026
  • EMOS Metaverse
  • EMOS Snap
  • Distribusi Obat

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

Bareskrim Polri Ungkap 5 Kasus Perdagangan Orang dengan Modus Pengantin Pesanan

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Tahura Raden Soerjo, Begini Tata Cara Reschedule Tiket!

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar Gembira! Anggota DPR Desak Pemerintah Realisasikan Sekolah SD-SMP Gratis Sesuai Amanat Putusan MK

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

Pullman Jakarta Central Park Gandeng Alethea Sposa Hadirkan Koleksi Mooncake Eksklusif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.