Saring 560 Aparatur, Pemkab Bogor Terapkan Sistem Baru Buat Tentukan Karier PNS

Senin, 07 Sep 2026, 02:20 WIB

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor memetakan potensi dan kompetensi sebanyak 560 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab melalui program Profiling ASN 2026, Minggu (6/9). 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor Yunita Mustika Putri di Cibinong, Minggu, mengatakan pemetaan dilakukan melalui Profiling ASN Tahun 2026 yang merupakan program nasional Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ket. Foto: Profiling ASN Tahun 2026 yang merupakan program nasional Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor

"Profiling ASN ini menjadi instrumen penting untuk mengetahui potensi dan kompetensi setiap ASN secara lebih objektif. Hasilnya dapat menjadi dasar dalam pengembangan kompetensi, perencanaan karier, hingga penempatan ASN sesuai potensi dan kebutuhan organisasi," kata Yunita.

Profiling terhadap 560 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bogor tersebut telah dilaksanakan pada 31 Agustus hingga 4 September 2026 di Laboratorium BKPSDM Kabupaten Bogor dengan fasilitasi Kantor Regional III BKN.

Menurut Yunita, profiling menjadi salah satu instrumen untuk membangun basis data aparatur yang objektif dan akurat sekaligus mempercepat penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Bogor.

Melalui pemetaan tersebut, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi talenta yang dimiliki masing-masing ASN sehingga pengembangan karier maupun peningkatan kompetensi dapat dilakukan secara lebih terarah.

"Dengan adanya profiling ini, kami berharap talenta-talenta ASN dapat teridentifikasi dengan baik sehingga pengembangan karier dan peningkatan kompetensinya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran," ujarnya.

Ia menjelaskan penerapan manajemen talenta juga diarahkan untuk mendorong pengelolaan ASN yang semakin profesional dan berbasis sistem merit, dengan mempertimbangkan kompetensi serta kebutuhan organisasi.

Dengan demikian, hasil pemetaan tidak hanya menjadi basis pengembangan individu ASN, tetapi juga dapat digunakan untuk membantu pemerintah daerah menempatkan sumber daya aparatur secara lebih tepat.

Yunita menyebut kualitas aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam menjalankan roda pemerintahan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"ASN adalah salah satu kekuatan utama dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, penting bagi kita untuk memastikan setiap ASN dapat berkembang sesuai potensi dan kompetensinya serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi," kata Yunita.

Pemkab Bogor berharap pemetaan tersebut semakin memperkuat implementasi manajemen talenta sehingga pengelolaan aparatur dapat dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan berbasis data.

  • pemkab bogor
  • manajemen talenta asn
  • bkpsdm kabupaten bogor
  • profiling asn 2026

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.