Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iming-Iming Konten TikTok Berujung HP Anak Dibawa Kabur

📅 Senin, 07 Sep 2026, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Iming-Iming Konten TikTok Berujung HP Anak Dibawa Kabur Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Seorang pelaku penipuan digital.

Jakarta - Polisi menyelidiki dugaan penipuan terhadap anak-anak komunitas sepeda di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dilakukan dengan modus menawarkan pembuatan konten iklan parfum untuk aplikasi TikTok.

"Terkait laporan masyarakat adanya tindakan penipuan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal kepada anak-anak komunitas sepeda," kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (6/9).

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, pelaku yang merupakan orang tidak dikenal mendatangi anak-anak komunitas sepeda dengan menawarkan pembuatan konten iklan parfum yang disebut akan ditayangkan melalui aplikasi TikTok.

Pelaku kemudian menjanjikan imbalan sebesar Rp100 ribu kepada setiap anak yang mengikuti pembuatan konten tersebut.

Namun, dalam kejadian itu pelaku diduga membawa kabur dua telepon seluler (HP) milik anak-anak komunitas tersebut.

Selain membawa dua HP, pelaku juga diduga membawa salah seorang anak dengan kendaraan sebelum kemudian menurunkannya di kawasan Pasar Rumput, Manggarai.

Dhimas menyampaikan, petugas kemudian melakukan pengecekan CCTV di lokasi yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut

Dhimas menyampaikan, anggota Opsnal Reskrim Polsek Metro Tanah Abang telah melakukan pengecekan kamera pengawas (CCTV) di sebuah restoran di Jalan Plaju Nomor 5, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk mencari petunjuk mengenai pelaku maupun kronologi peristiwa.

Namun demikian, berdasarkan pemeriksaan bersama karyawan bagian teknologi informasi (IT) restoran, rekaman CCTV belum dapat diakses karena mengalami gangguan pada sistem dan terkendala kode sandi.

"Ternyata mengalami gangguan dengan kode password dan tidak bisa dibuka," ujar Kapolsek.

Dhimas menjelaskan, polisi selanjutnya menghubungi salah satu korban bernama Amar untuk membuat laporan polisi guna menindaklanjuti dugaan penipuan tersebut.

Selain itu, petugas melakukan penyelidikan terhadap pelaku serta berencana meminta keterangan dari korban lainnya, yakni Kenzi, di kediamannya.

Petugas juga berencana mengambil rekaman CCTV dari kawasan MRT untuk menelusuri perjalanan pelaku setelah meninggalkan lokasi kejadian.

Polisi turut menyiapkan laporan polisi model A sebagai bagian dari proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan tindak pidana tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.