Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gizi Seimbang Dimulai dari Rumah, Ternyata Ini yang Sering Terlupakan!

3 Senin, 31 Agu 2026, 14:42 WIB | Oleh:
Gizi Seimbang Dimulai dari Rumah, Ternyata Ini yang Sering Terlupakan! Gizi Seimbang Dimulai dari Rumah, Ternyata Ini yang Sering Terlupakan! Doc: Antara foto
Ket. Petugas puskesmas di Kota Tangerang sedang memberikan penjelasan mengenai tumbuh kembang anak kepada warga.

TANGERANG - Ahli Gizi dari Puskesmas Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Provinsi Banten, dr Een Resita mengatakan pemenuhan gizi seimbang bagi anak dalam menekan stunting dimulai dari rumah, melalui pilihan makanan yang tepat dan pemantauan tumbuh kembang secara rutin.

Ia mengatakan pemenuhan gizi keluarga tidak harus menggunakan bahan makanan yang mahal. Menurutnya, bahan pangan lokal yang mudah ditemukan sehari-hari sudah dapat menjadi sumber nutrisi yang baik jika diolah dengan tepat.

"Banyak menu lokal yang mudah didapat orang tua bagi anak dan memiliki nutrisi besar seperti nasi, telur, dan sayuran," kata Een di Tangerang, Senin.

Een menekan keberhasilan pendampingan gizi membutuhkan peran aktif orang tua. Kontrol secara berkala sangat penting dilakukan agar perkembangan berat badan, tinggi badan, serta kondisi anak, dapat terus dipantau dan segera ditindaklanjuti apabila ditemukan masalah.

"Melalui pemantauan dan pendampingan secara rutin, kita bisa mengetahui pertumbuhan anak dan bisa melakukan upaya intervensi lain jika diperlukan," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggaraeni mengatakan Pemkot Tangerang juga mengoptimalkan penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sejumlah program yang berorientasi pada keluarga antara lain percepatan penurunan stunting, pendampingan keluarga, penguatan posyandu, hingga intervensi sejak masa calon pengantin dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Upaya tersebut menunjukkan hasil yang positif, kata dia,  karena hingga Mei 2026 prevalensi stunting berhasil ditekan menjadi 5,3 persen.

Selain itu pihaknya menggerakkan peran kader posyandu dalam melakukan deteksi dini serta memberikan edukasi kesehatan dengan mengunjungi rumah warga secara langsung.

"Fokus kesehatan saat ini telah bergeser, yakni mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu melalui penguatan kompetensi ini, kader diharapkan bisa mendeteksi dini sekaligus mengedukasi warga secara optimal," kata Dinni Anggraeni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Sel...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.