- Home
-
- Megapolitan
-
- Kasus Kanker di Kota Bogor...
Kasus Kanker di Kota Bogor Naik 138 Persen, YKI Dorong Deteksi Dini
Kamis, 27 Agu 2026, 02:05 WIBKOTA BOGOR -Â Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor mendorong masyarakat untuk aktif melakukan deteksi dini menyusul lonjakan kasus kanker hingga 138 persen dalam empat tahun terakhir, Rabu (26/8).Â
Wakil Ketua Panitia Light of Hope Gala Dinner YKI Kota Bogor Meira Sophia di Bogor, Rabu, mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor, kasus kanker meningkat dari 821 kasus pada 2021 menjadi 1.951 kasus pada 2025.
Menurut dia, peningkatan tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terutama dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak dini dan menerapkan pola hidup sehat.
"Yang diperlukan dari penanganan kanker adalah kesadaran masyarakat melakukan deteksi dini dan menerapkan pola hidup sehat. YKI Kota Bogor memiliki banyak program deteksi dini, namun kadang masyarakat takut untuk memeriksakan diri," kata Meira.
Ia menyebutkan kanker yang banyak diderita masyarakat Kota Bogor antara lain kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru-paru.
Khusus kanker paru-paru, kata dia, saat ini cukup banyak kasus yang ditemukan dan salah satu faktor yang berkaitan dengan penyakit tersebut adalah kebiasaan merokok.
Oleh karena itu, YKI Kota Bogor terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat melalui berbagai kegiatan, salah satunya gerakan "BogorSahabatKanker".
Menjelang pelaksanaan Light of Hope Gala Dinner: An Evening of Courage and Compassion, pengurus YKI Kota Bogor membagikan pita berwarna pink kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Tugu Kujang, Rabu.
"Melalui #BogorSahabatKanker, kita membersamai para penderita kanker untuk bersama-sama menghadapi dan mengatasi penyakit kanker. Kita semua menjadi sahabat bagi para penderita kanker dengan edukasi dan sosialisasi deteksi dini serta menerapkan pola hidup sehat," ujarnya.
Meira menjelaskan penanganan kanker tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan karena pasien dan keluarganya harus melalui perjalanan panjang yang menguji kekuatan fisik, mental, emosional, hingga spiritual.
Selain itu, menurut dia, penderita kanker masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari beban psikologis dan stigma sosial hingga keterbatasan akses pendampingan maupun pembiayaan.
Oleh karena itu, YKI Kota Bogor mendorong kolaborasi berbagai pihak untuk memberikan dukungan kepada penderita maupun penyintas kanker.
Pengurus YKI Kota Bogor Dian Intannia mengatakan generasi muda juga menjadi salah satu sasaran penting dalam edukasi mengenai pencegahan kanker dan penerapan pola hidup sehat.
Menurut Dian, kesadaran generasi Z terhadap pola hidup sehat sudah cukup baik, tetapi perlu terus ditingkatkan sehingga mereka dapat memberikan pengaruh positif kepada lingkungan sekitarnya.
"Kepedulian para Gen-Z terhadap pola hidup sehat cukup tinggi dan lumayan bagus. Awareness-nya harus kita tingkatkan ke adik-adiknya di Kota Bogor," kata Dian.
Sebagai bagian dari kampanye kepedulian terhadap kanker, YKI Kota Bogor juga akan menggelar Light of Hope Gala Dinner: An Evening of Courage and Compassion pada 28 Agustus 2026 di Kota Bogor.
Kegiatan tersebut antara lain menghadirkan Aldi Taher sebagai penyintas kanker, Besbarini Maya Zon selaku ibunda almarhum Vidi Aldiano, serta Yuni Shara.
- dinas kesehatan kota bogor
- deteksi dini kanker
- kanker kota bogor
- yki kota bogor
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Disdikbud Kaltim Paparkan Aturan Pembelajaran Ramadan 1447 Hijriah
-
Kenali Gejala Kanker Tiroid, Benjolan di Leher Bisa Jadi Tanda Awal
-
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 6 Mahasiswa dari Gunung Goa Kalibbong Pangkep
-
Mantan Dirjen Kemendikbudristek Hadiri Persidangan Nadiem Makarim: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Terdakwa.
-
Pemkab Bogor Jadikan Sukamakmur Pusat Ekonomi Baru Dukung CDOB Bogor Timur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.