- Home
-
- Luar Negeri
-
- Negara G7 Mengutuk Seranga...
Negara G7 Mengutuk Serangan Houthi terhadap Arab Saudi
Rabu, 23 Sep 2026, 03:10 WIBNEW YORK - Kelompok tujuh negara (G7) pada Selasa (22/9), menyerukan kepada kelompok Houthi Yaman untuk menghentikan serangan terhadap Arab Saudi, sebagai wujud solidaritas dengan Riyadh karena para pejuang yang didukung Teheran tersebut telah menambah ancaman baru bagi perang di Timur Tengah.
Gerakan Houthi melancarkan serangan kilat dalam beberapa pekan terakhir untuk merebut seluruh pantai Laut Merah Yaman, termasuk Mokha, mengancam perdagangan global dan mendorong kenaikan harga energi.
Kemajuan yang diraih oleh Houthi Yaman telah memperkuat cengkeraman Iran dan sekutunya atas dua jalur air utama, termasuk Selat Hormuz, yang diandalkan oleh negara-negara Teluk dan Arab Saudi, eksportir minyak mentah terbesar, untuk mengirimkan minyaknya.
Para pemimpin G7 yang mewakili Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris Raya, dan Amerika Serikat (AS) mengatakan dalam sebuah pernyataan, kami menyerukan kepada Houthi untuk segera menghentikan semua aksi militer.
âSemua ancaman dan serangan terhadap pelayaran sipil, dan untuk kembali ke proses politik dengan itikad baik,â tambahnya.
Mereka juga menyerukan kepada Iran untuk mengakhiri persenjataan dan dukungannya kepada Houthi, dengan menuduh Teheran melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB sebelumnya.
Perang di Yaman sebuah yang miskin, dimulai pada 2014 dengan perebutan ibu kota Sanaa oleh Houthi, sebagian besar telah membeku sejak tahun 2022 tetapi kembali berkobar pada bulan Juli.
Arab Saudi telah memimpin koalisi yang mendukung pemerintah yang diakui secara internasional sejak tahun 2015. Intervensi mereka memperburuk perang, yang telah memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Serangan udara Arab Saudi terhadap pelabuhan strategis Mokha di Laut Merah, Yaman, menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai delapan lainnya, demikian dilaporkan kantor berita Saba yang berafiliasi dengan Houthi pada hari Selasa.
Serangan-serangan itu terjadi setelah serangan Houthi terhadap Riyadh pada hari Sabtu yang menandai serangan pertama yang menargetkan ibu kota Saudi dalam beberapa tahun terakhir dan merupakan peningkatan besar oleh para pejuang pro-Iran.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: AFP, Eko S, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Dampak kemarau di Kabupaten Bekasi
-
Sawah 18,6 Hektare di NTB Kering, PU Salurkan 25.000 Liter Air Irigasi Agar Tak Gagal Panen
-
The Batman: Part II: Stunt Double Scarlett Johansson Terlihat dalam Batmobile
-
Harga Minyak Mentah Tembus $91 Usai Trump Keluarkan Peringatan Baru ke Iran
-
AS Hancurkan Tiga Tanker Minyak Iran, Selat Hormuz Kembali Membara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.