Disdikbud Kaltim Paparkan Aturan Pembelajaran Ramadan 1447 Hijriah
Minggu, 15 Feb 2026, 09:50 WIBSAMARINDA â Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) memaparkan pedoman pembelajaran sekolah selama bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026.
"Pemerintah pusat menekankan bahwa bulan Ramadan adalah momentum penting untuk membentuk karakter, memperkuat iman dan takwa, serta menumbuhkan kepedulian sosial peserta didik," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, di Samarinda, Sabtu (14/2).
Ia menjelaskan kebijakan nasional ini bertujuan memastikan proses pembelajaran tetap berjalan efektif, sekaligus mendukung penguatan spiritualitas siswa.
Berdasarkan kebijakan tersebut, lanjutnya, skema pembelajaran pada tanggal 18 hingga 21 Februari 2026 dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga.
Armin menyebutkan penugasan selama periode mandiri diharapkan bersifat sederhana, menyenangkan, serta meminimalkan penggunaan gawai dan internet.
Selanjutnya kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah atau madrasah akan kembali dilaksanakan mulai tanggal 23 Februari hingga 14 Maret 2026.
Satuan pendidikan di Kaltim diminta mengisi periode tersebut dengan kegiatan yang meningkatkan akhlak mulia, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Peserta didik beragama Islam, kata dia, didorong mengikuti tadarus Al Quran dan pesantren kilat, sedangkan non-muslim menyesuaikan dengan bimbingan rohani.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa libur bersama Idul Fitri berlangsung pada 16 hingga 20 Maret serta 23 hingga 27 Maret 2026.
Kegiatan pembelajaran di seluruh satuan pendidikan dijadwalkan kembali berlangsung normal pada tanggal 30 Maret 2026.
Kepala satuan pendidikan diminta menyesuaikan aktivitas dengan mengurangi intensitas kegiatan fisik seperti olahraga dan memperkuat asesmen formatif.
Selain itu, lanjutnya, sekolah diwajibkan menjaga keamanan aset selama masa libur serta menyediakan kanal pelaporan bagi orang tua.
Orang tua diharapkan berperan aktif mendampingi anak dalam praktik kebiasaan baik serta mengatur penggunaan gawai secara bijak di rumah.
Armin menegaskan kolaborasi yang sinergis antara sekolah, keluarga, dan pemerintah daerah, menjadi kunci keberhasilan implementasi kebijakan ini.
- Disdikbud Kaltim
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sawah 21.014 Hektare Dipanen, Lebak Unjuk Gigi Jaga Ketersediaan Pangan
-
Perdalam Inklusi Keuangan di Area Urban, BRI Regional Jakarta 2 Perkuat Kolaborasi dengan Media
-
Imbauan untuk Warga di Wilayah Bangka Tengah agar Waspada Cuaca Ekstrem
-
Gunung Semeru Alami Dua Kali Getaran Lahar Hujan, Debit Air DAS Meningkat Tajam
-
Wagub: Kota Global Mesti Kaya Ekonomi Kreatif
-
Microsoft Tingkatkan Pengumpulan Telemetri Demi Performa Windows 11
-
Menteri PU Percepat Normalisasi Sungai Terdampak Bencana di Kota Padang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.