Fantastis! Produk Kreatif Binaan BI Kaltim Raup Omzet Rp1,14 Miliar di Ajang KKI Jakarta
Selasa, 25 Agu 2026, 21:17 WIBSAMARINDA - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur sukses membukukan penjualan sebesar Rp1,14 miliar pada gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta.
"UMKM penghasil kerajinan tas rotan dan manik-manik khas Kalimantan Timur, Manika Kaltim, menjadi UMKM dengan capaian penjualan tertinggi, yakni sebesar Rp615,29 juta," ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim Jajang Hermawan di Samarinda, Selasa (25/8).
Jajang menjelaskan secara nasional ajang tahunan yang berlangsung hingga 22 Agustus 2026 ini mencatatkan penjualan sementara sebesar Rp144,2 miliar, atau meningkat 46 persen dibandingkan capaian pada 2025.
Selain itu, realisasi temu bisnis atau business matching (BM) ekspor nasional mencapai Rp169,9 miliar dengan melibatkan 192 UMKM dan pembeli (buyer) dari 16 negara.
Sementara itu, BM pembiayaan menembus Rp285 miliar, melonjak 30,3 persen dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir.
"Capaian tersebut menunjukkan semakin terbukanya akses UMKM terhadap pasar, pembiayaan, serta jejaring bisnis, baik di dalam maupun luar negeri," kata Jajang.
Pada KKI 2026, sebanyak 15 UMKM unggulan binaan BI Kaltim terpilih untuk mengikuti pameran secara luring (offline). Jumlah ini meningkat signifikan dibanding gelaran KKI sebelumnya yang hanya diikuti oleh enam UMKM.
Ke-15 UMKM tersebut terdiri atas empat UMKM wastra (kain tradisional), satu pakaian siap pakai (ready to wear), empat UMKM kriya (kerajinan tangan), satu dekorasi rumah (home decor), serta lima UMKM makanan dan minuman olahan.
Tidak hanya itu, sebanyak 22 UMKM Kaltim lainnya juga ikut berpartisipasi dalam pameran secara daring (online) untuk memperluas eksposur produk unggulan daerah ke pasar domestik maupun mancanegara.
Perluasan akses pasar global diperkuat melalui program business matching. Hasilnya, empat UMKM binaan BI Kaltim sukses memperoleh peluang emas untuk mengembangkan jejaring bisnis internasional.
UMKM Menggeris yang memproduksi aneka jam tangan dan kacamata berbahan kayu berhasil memperoleh kesepakatan ekspor langsung ke Jepang dan Italia.
Sementara itu, tiga UMKM lainnya, yaitu Abon Jaya Mandiri (olahan ikan), Tumman Jaya Mulya (aneka camilan), dan Jo-E Craft (tas khas Kaltim) berhasil menandatangani nota ketertarikan (Letter of Intent/LoI) dengan pembeli masing-masing dari Singapura, Afrika Selatan, dan Australia.
"Capaian ini menjadi langkah konkret bagi UMKM Kaltim dalam memperluas pasar global sekaligus meningkatkan kesiapan usaha mereka dalam memenuhi standar pasar internasional," tambah Jajang.
Prestasi kontingen Kaltim di KKI 2026 semakin lengkap lewat ajang Cangkir Barista Championship 2026.
Setelah sukses menempatkan tiga wakilnya di babak 24 besar nasional, barista asal Kaltim, Joese Andrew Josly Kansil, berhasil meraih Juara 2, disusul oleh Nanda Danuarta yang menempati Juara 5.
Menurut Jajang, prestasi ini mencerminkan ekosistem dan talenta industri kopi di Kalimantan Timur yang kian berkembang pesat.
Momentum ini sekaligus menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing dan kualitas pelaku industri kopi daerah.
Tingginya antusiasme terhadap produk Benua Etam juga terlihat dari ramainya kunjungan para pemangku kepentingan, tokoh nasional, hingga figur publik ke stan pameran UMKM BI Kaltim.
Hal ini menjadi sarana efektif dalam memperkenalkan kreativitas dan kekayaan budaya Kaltim ke khalayak luas.
Secara keseluruhan, KKI 2026 melibatkan lebih dari 1.860 UMKM dari seluruh Indonesia, dengan 560 di antaranya tampil secara luring.
Program pembinaan dan perluasan pasar ini didukung oleh jaringan 46 Kantor Perwakilan BI Dalam Negeri dan lima Kantor Perwakilan BI Luar Negeri, serta bersinergi dengan 27 kementerian/lembaga dan 34 asosiasi mitra industri.
Ke depan, BI Kaltim berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan UMKM secara menyeluruh (end-to-end) melalui program digitalisasi, inovasi, peningkatan kapasitas, hingga perluasan akses pembiayaan.
"Sejalan dengan semangat 'Beudaya Meusare Sare Berdaya Bersama-sama', sinergi berbagai pihak diharapkan dapat mendorong UMKM Kaltim tumbuh lebih tangguh dan memberikan nilai tambah yang besar bagi perekonomian daerah maupun nasional," pungkas Jajang. Ant
- Karya Kreatif Indonesia 2026
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.