Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Senin, 24 Agu 2026, 04:00 WIB

Tangerang - Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan pembangunan fasilitas khusus hoki di Kota Tangerang pada 2027 sebagai bagian dari penguatan pembinaan talenta muda sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.

Gubernur Banten Andra Soni di Tangerang, Minggu, mengatakan pembangunan fasilitas tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan olahraga hoki di Banten.

Ket. Foto: Wali Kota Sachrudin memukul bola hoki saat pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Indoor 2026 di GOR Nambo, Kota Tangerang, Minggu (23/8). — Sumber: Antara

“Insya Allah tahun 2027, kita akan bangun fasilitas khusus untuk hoki di Kota Tangerang. Selain sebagai bentuk pembinaan, tentunya untuk persiapan PON 2032,” kata Andra di GOR Nambo, Kota Tangerang, Minggu (23/8).

Andra juga mengapresiasi kesiapan Kota Tangerang menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 yang mempertemukan atlet dari 12 provinsi.

Menurut dia, Kota Tangerang memiliki fasilitas olahraga yang memadai sehingga mampu mendukung penyelenggaraan kompetisi hoki.

“Saya apresiasi Kota Tangerang, fasilitas olahraganya sudah mumpuni,” ujarnya.

Kejurnas Hockey Indoor 2026 digelar di GOR Nambo dan diikuti kontingen dari Banten, DKI Jakarta, Lampung, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Bali.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan kepercayaan menjadi tuan rumah tidak hanya menunjukkan kesiapan daerah dalam menggelar kompetisi, tetapi juga membuka peluang pembinaan bagi atlet untuk berkembang dan meraih prestasi.

“Merupakan kebanggaan bagi kami Kota Tangerang kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Selamat datang kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan kontingen dari berbagai daerah. Mari jadikan kejuaraan ini sebagai ajang bertanding sekaligus mempererat persaudaraan,” ujarnya saat membuka Kejurnas.

Menurut Sachrudin, olahraga bukan sekadar persoalan menang atau kalah, tetapi juga menjadi sarana membangun disiplin, mental, kerja keras, sportivitas, dan karakter atlet.

“Dari kompetisi seperti ini para atlet bisa mengukur kemampuan, menambah pengalaman, dan terus berkembang. Karena itu, semakin banyak kompetisi, semakin banyak pula kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” katanya.

Ia menegaskan Pemkot Tangerang akan terus mendukung pengembangan berbagai cabang olahraga, termasuk hoki, agar mampu melahirkan atlet berprestasi dari Banten yang dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

“Kita ingin atlet-atlet Banten, khususnya asal Kota Tangerang, tidak berhenti di tingkat daerah atau nasional. Kita siapkan agar mereka mampu membawa nama Banten dan Indonesia ke pentas dunia,” tegasnya.

Selain pembinaan prestasi, Sachrudin menilai penyelenggaraan berbagai ajang olahraga dapat menjadi bagian dari pengembangansport tourism. Kehadiran atlet, pelatih, dan ofisial dari berbagai daerah dinilai turut memperkenalkan Kota Tangerang sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ketika atlet, pelatih, dan ofisial datang ke Kota Tangerang, mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga mengenal kota kita. Ini menjadi peluang untuk mengembangkan olahraga sekaligus sport tourism,” katanya.

Ia berharap Kejurnas Hockey Indoor 2026 dapat berlangsung sukses dan melahirkan bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia.

“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, berikan kemampuan terbaik, dan terus ukir prestasi. Dari Kota Tangerang, kita siapkan atlet menuju pentas dunia,” pungkasnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.