Gempa M5,3 di Laut Pangandaran, BPBD Cek Permukiman Warga: Alhamdulillah Aman!
Kamis, 06 Agu 2026, 09:42 WIBPANGANDARAN - Gempa bumi berkekuatan M5,3 terjadi di laut Pangandaran, Jawa Barat pada Rabu (5/8) malam pukul 21.55. Guncangan kuat dirasakan jelas oleh masyarakat di Kabupaten Pangandaran. Â
Merespons kejadian gempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, mengecek semua kondisi bangunan, terutama pemukiman warga pesisir pantai, untuk mengetahui ada atau tidaknya kerusakan akibat gempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,3 di laut Pangandaran.
"Sementara kerusakan belum ada laporan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Dodo Kusnadi saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (6/8).
Ia menuturkan BMKG menginformasi gempa berkekuatan M 5,3 terjadi pada Rabu 5 Agustus 2026 pukul 21.55 WIB dengan titik lokasi 8,12 derajat Lintang Selatan (LS): 107,91 derajat Bujur Timur (BT) atau 79 km barat daya Kabupaten Pangandaran.
Gempa tersebut, kata dia, cukup kuat dirasakan masyarakat di Kabupaten Pangandaran karena kedalaman gempanya sekitar 18 km di kawasan laut Pangandaran.
"Goncangan dirasakan karena kedalaman gempa hanya 18 km," katanya.
Ia menyampaikan kondisi masyarakat saat ini kembali normal beraktivitas seperti biasa usai gempa mengguncang wilayah Pangandaran.
Meski begitu, kata dia, masyarakat tetap waspada karena Pangandaran merupakan daerah rawan bencana alam termasuk gempa bumi dan tsunami.
"Alhamdulillah, aman, imbauan agar tetap waspada karena Pangandaran merupakan daerah rawan bencana, terutama tsunami dan gempa," kata Dodo Kusnadi.
Guncangan gempa Pangandaran itu cukup dirasakan sejumlah daerah tetangga Kabupaten Pangandaran, seperti Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, dan Garut, bahkan dirasakan juga guncangannya sampai Kabupaten Bandung.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tinggalkan Phillip Island, MotoGP Gelar Balapan Jalan Raya Perdana di Adelaide
-
Bantu Penanganan Pasca Gempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Layanan Angkutan Penyeberangan
-
Viral Surabaya Disebut Dilintasi Dua Patahan, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Perlu Bukti Ilmiah
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
PLN Harus Perkuat Jaringan Transmisi Guna Menampung Energi Terbarukan
-
BPBD DKI Pastikan Gempa M5,9 di Perairan Kepulauan Seribu Tak Akibatkan Kerusakan
-
Flores Belum Tenang, BMKG Ungkap Ada 14.993 Gempa Susulan Sejak 15 Agustus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.