Bupati Magelang Ungkap Strategi Baru: Pelaku Usaha Besar Diminta Gandeng UMKM

Kamis, 17 Sep 2026, 00:12 WIB

MAGELANG - Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta pelaku usaha besar membangun kemitraan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar keberadaan investasi turut memperkuat perekonomian masyarakat lokal.

Bupati Grengseng di Magelang, Rabu, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam proses perizinan.

Ket. Foto: Bupati Magelang Grengseng Pamuji berpidato pada kegiatan Kolaborasi dan Strategi Kemitraan Usaha Besar dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Menuju Ekonomi Inklusif di Kabupaten Magelang, Rabu (16/9). — Sumber: Antara foto

Fasilitasi terutama diberikan kepada pelaku usaha yang baru memulai maupun mengembangkan usaha.

Ia menyampaikan hal tersebut pada kegiatan Kolaborasi dan Strategi Kemitraan Usaha Besar dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Menuju Ekonomi Inklusif di Kabupaten Magelang.

Menurut dia, legalitas menjadi bagian penting yang harus dimiliki pelaku UMKM agar dapat berkembang dan menjalin kerja sama dengan perusahaan yang lebih besar.

"UMKM yang sudah berjalan tetapi belum memiliki izin, kami dorong untuk melengkapi legalitasnya. Karena perusahaan besar biasanya mensyaratkan legalitas dari mitra usahanya," katanya.

Ia menjelaskan legalitas usaha juga dibutuhkan untuk mengakses berbagai kemudahan dan layanan pemerintah.

Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memastikan seluruh persyaratan perizinan terpenuhi sejak awal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Magelang Budi Daryanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya menjembatani usaha besar dengan UMKM di daerah.

"Harapannya terbentuk perkembangan ekonomi yang inklusif dan berdampak pada peningkatan pertumbuhan serta pemerataan PDRB di seluruh wilayah Kabupaten Magelang," katanya.

Menurut dia, iklim investasi di Kabupaten Magelang menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025 realisasi investasi tercatat mencapai Rp1,098 triliun, melampaui target yang ditetapkan sekitar Rp 1 triliun.

Ia menyampaikan sejumlah grup usaha tingkat regional maupun nasional juga sedang menjalankan kegiatan penanaman modal di Kabupaten Magelang.

Oleh karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan keberadaan investasi tersebut memiliki keterkaitan yang lebih kuat dengan pelaku usaha lokal.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.