Bukti Ditemukan di Bangkai KM Virgo, TNI AL Dukung Investigasi

Kamis, 17 Sep 2026, 00:15 WIB

Banjarmasin - Tim Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) TNI Angkatan Laut menemukan sejumlah bukti di lokasi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa untuk mendukung investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra mengatakan sejumlah barang bukti ditemukan tim penyelam pada hari keempat operasi pencarian kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Rabu (16/9).

Ket. Foto: Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra (kiri) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9). — Sumber: Antara

Penemuan dilakukan saat tim menyelam di sekitar badan kapal yang tenggelam. Barang bukti tersebut selanjutnya didokumentasikan dan diamankan sesuai prosedur.

“Temuan tersebut akan menjadi bahan bagi KNKT dalam proses investigasi untuk mengetahui kondisi kapal setelah mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Masalembo,” ujar Galih.

Sementara itu, tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian korban dengan memperluas penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

KMP Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin sejak 12 September 2026.

Kapal tersebut dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak sebelum ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita.

Hingga Rabu pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Dengan demikian, sebanyak 129 orang masih dalam pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Pasang Penanda Bangkai Kapal

Selain mengamankan barang bukti, Lanal Banjarmasin memasang pelampung dan rambu suar di titik tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Penanda tersebut dipasang untuk memberi tanda kepada kapal yang melintas di sekitar lokasi, baik pada siang maupun malam hari.

Galih mengatakan pemasangan pelampung dan rambu suar dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Komandan Puskopaska Koarmada II selaku pengendali di wilayah kecelakaan.

“Memang tadi malam kami berkoordinasi dengan Komandan Puskopaska Koarmada 2 selaku pengendali di laut untuk pelampung dan rambu suar. Tadi malam kita kirimkan melalui Kapal TB Hasnur,” katanya dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam.

Ia mengatakan pelampung dan rambu suar yang dikirim melalui Kapal TB Hasnur telah dipasang di titik tenggelamnya KM Virgo setelah kapal tersebut tiba membawa barang bukti.

Dengan pemasangan penanda tersebut, lokasi bangkai kapal kini dapat diketahui oleh kapal-kapal yang melintas di sekitarnya.

“Pemasangan pelampung dan rambu suar bertujuan memberikan tanda yang dapat terlihat pada malam maupun siang hari ketika kapal melintas di sekitar titik tenggelamnya KM Virgo Transport 8, sehingga mencegah kapal lain menabrak bangkai kapal yang telah tenggelam,” katanya.

Galih memastikan penanda tersebut dapat terlihat oleh kapal yang melintas pada siang maupun malam hari sehingga keberadaan bangkai KM Virgo Transport 8 tidak menimbulkan risiko kecelakaan baru.

  • KM Virgo Transport 8

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.