Cegah Karhutla Makin Meluas, Balikpapan Resmi Larang Warga Bakar Sampah

Sabtu, 22 Agu 2026, 00:17 WIB

BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menerbitkan surat imbauan larangan pembakaran lahan dan sampah sebagai langkah mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kota itu, menyusul cuaca panas dan angin kering dalam beberapa pekan terakhir.

"Kami mengimbau warga untuk tidak membakar lahan maupun sampah. Kondisi cuaca saat ini sangat mudah memicu kebakaran," katanya di Balikpapan, Jumat.

Ket. Foto: Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. — Sumber: Antara foto/HO-Pemkot Balikpapan

Ia mengatakan pembakaran lahan, termasuk untuk pembukaan kebun, salah satu pemicu utama karhutla yang kerap terjadi di Balikpapan.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak melakukan praktik tersebut dan segera melapor jika menemukan aktivitas pembakaran di lingkungan sekitar.

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan juga menginstruksikan pengurus rukun tetangga (RT) dan pihak kelurahan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan karhutla, terutama kawasan perbukitan dan lahan kosong.

Petugas kelurahan juga diminta intensif berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) jika menemukan indikasi titik api.

Berdasarkan data BPBD Balikpapan, beberapa kejadian kebakaran lahan dalam dua bulan terakhir sebagian besar dipicu aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi.

Kondisi angin kering mempercepat perambatan api ke semak dan vegetasi di sekitarnya.

Rahmad menegaskan pembakaran sampah di lingkungan permukiman berbahaya karena kepulan asap pekat dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

Ia menyarankan warga mengoptimalkan layanan pengangkutan sampah atau langsung membuangnya ke tempat pembuangan sampah (TPS) resmi.

Untuk memastikan kepatuhan warga, Pemkot Balikpapan mengagendakan patroli rutin di sejumlah lokasi rawan.

Aparat gabungan juga disiagakan untuk memberikan teguran keras bagi warga yang kedapatan melakukan pembakaran terbuka.

Selain langkah preventif, Pemkot Balikpapan telah menyiapkan skema penanganan cepat jika terjadi bencana karhutla, termasuk pengerahan armada pemadam serta koordinasi dengan relawan kebencanaan.

"Kami berharap kerja sama seluruh warga untuk menjaga lingkungan dan mencegah karhutla. Laporkan segera ke call center jika melihat kepulan asap atau api di area terbuka,” ujar Rahmad.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.