Dari Jakarta hingga Manado, 105 Mitra Pengemudi Berangkat Umrah
Minggu, 13 Sep 2026, 16:30 WIBJAKARTA â Sebanyak 105 mitra pengemudi Grab dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah melalui Program Berkah (Berangkat Umrah). Rombongan dari berbagai daerah di Indonesia tersebut bertolak menuju Madinah pada Minggu (13/9/2026).
Dari 105 jemaah, sebanyak 100 orang merupakan penerima Program Berkah yang ditetapkan pada Mei 2026. Lima jemaah lainnya merupakan mitra pengemudi yang sebelumnya telah memperoleh kesempatan serupa dan kembali bergabung dalam rombongan tahun ini. Para jemaah berasal dari sejumlah daerah, antara lain Jakarta, Makassar, Medan, Kendari, Cirebon, Semarang, Surabaya, Manado, Batam, dan Banyumas.
Sebelum keberangkatan, para jemaah mengikuti prosesi pelepasan dan manasik. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf turut hadir dalam kegiatan pelepasan di Tangerang, Sabtu (12/9/2026). Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan dukungan dalam prosesi pelepasan rombongan Jakarta yang digelar sehari sebelumnya.
Dudy mengatakan mitra pengemudi memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari. Menurutnya, kesempatan menjalankan ibadah umrah dapat menjadi pengalaman bermakna bagi para mitra dan keluarga mereka.
âBagi saya, para mitra pengemudi adalah partner yang setiap hari memegang amanah besar, mengantarkan orang lain sampai ke tujuan dengan selamat, sementara di rumah ada keluarga yang juga menunggu mereka kembali,â ujar Dudy melalui keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Ia berharap perjalanan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi para jemaah untuk menjalankan ibadah sekaligus membawa kebaikan bagi keluarga dan lingkungan di sekitar mereka.
âSemoga perjalanan ini menjadi ladang kebaikan, membawa doa-doa baik untuk keluarga dan orang-orang di sekitar mereka, serta menjadi pengalaman yang akan selalu diingat ketika kembali ke Tanah Air,â katanya.
Program Dibuka untuk Mitra Roda Dua dan Roda Empat
Program Berkah berlangsung pada 1 April hingga 15 Mei 2026 dan terbuka bagi mitra pengemudi roda dua maupun roda empat yang memenuhi persyaratan.
Penentuan penerima program mempertimbangkan sejumlah indikator aktivitas yang disesuaikan dengan karakteristik operasional di masing-masing wilayah. Mekanisme ini dirancang agar mitra dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang lebih proporsional.
Sebanyak 100 mitra pengemudi kemudian ditetapkan sebagai penerima Program Berkah pada 26 Mei 2026. Mereka bergabung dengan lima mitra yang sebelumnya memperoleh kesempatan serupa pada Februari 2026.
Bagi Grab Indonesia, program tersebut merupakan bagian dari inisiatif untuk memberikan dukungan kepada mitra pengemudi dalam berbagai tahap kehidupan, termasuk melalui bentuk apresiasi, perlindungan, dan pengembangan.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan keberangkatan tahun ini memiliki arti tersendiri karena para jemaah datang dari berbagai latar belakang.
âSelama ini, para mitra pengemudi yang mengantar begitu banyak orang sampai ke tujuan. Kali ini, giliran kami yang mengantar mereka menuju satu perjalanan yang mungkin sudah lama mereka simpan dalam doa, ke Tanah Suci,â ujar Neneng.
Ia menambahkan, rombongan tahun ini juga mencakup mitra perempuan dan mitra penyandang disabilitas.
Kisah di Balik Para Jemaah
Di balik 105 jemaah yang berangkat, terdapat sejumlah kisah personal yang membuat perjalanan tersebut memiliki arti tersendiri:
- Endang Jayanti (Makassar): Istri dari almarhum Sukriadi, mitra pengemudi penerima Program Berkah yang meninggal dunia sebelum sempat berangkat. Kesempatan tersebut tidak dialihkan kepada orang lain, melainkan diteruskan oleh Grab kepada Endang.
âSaya sangat bersyukur dan terharu bisa melanjutkan kesempatan yang sebelumnya diperoleh almarhum suami saya. Ini memiliki arti yang sangat besar bagi saya dan keluarga,â ujar Endang.
- Fika Chasasmeta (Jakarta): Mitra pengemudi perempuan yang aktif mendampingi teman-teman Tuli dan membangun ruang kebersamaan bagi komunitas tersebut.
âPerjalanan ini bukan hanya tentang menunaikan ibadah umrah, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus membawa manfaat bagi orang-orang di sekitar saya,â kata Fika.
- Teguh Amboro (Banyumas): Mitra GrabCar yang baru bergabung pada awal 2026, tetapi berhasil terpilih berkat dedikasinya.
âSaya benar-benar tidak menyangka bisa mendapat kesempatan umrah lewat Program Berkah. Saya baru bergabung sebagai mitra pada awal tahun 2026,â ujar Teguh.
Harapan bagi Para Jemaah
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa perjalanan umrah memiliki makna spiritual mendalam bagi umat Islam. Ia mendoakan agar para jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.
âPerjalanan umrah bukan hanya menjadi kesempatan untuk menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memanjatkan doa, dan menemukan ketenangan,â ujar Irfan.
Para jemaah dijadwalkan menjalankan rangkaian ibadah umrah pada 13 hingga 22 September 2026 dengan mengunjungi Madinah dan Makkah, didampingi oleh muthawif serta tim perjalanan dari Grab Indonesia.
- Umrah
- Makkah
- Madinah
- tanah suci
- mitra pengemudi
- ibadah umrah
- Ekonomi Digital
- Grab Indonesia
- Program BERKAH
- Program Apresiasi Mitra
- Mitra Pengemudi Perempuan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Tren Umrah Mandiri Meningkat, Persiapan Biaya dan Dokumen Perlu Diperhatikan
-
Timnas Putri U16 Lolos Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 Usai Tekuk Hongkong 1-0
-
Gelaran Lomba Busana Bahan Daur Ulang Rayakan HUT RI di Jakbar
-
Perlu Segera Menghitung Ketersediaan Logistik Dampak Kemarau Panjang
-
Keajaiban, Wanita Korban Gempa Kolombia Selamat Usai 30 Jam Terjebak Reruntuhan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.