Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IBMA Resmi Dibentuk, Pegadaian Perkuat Ekosistem Bank Emas Berstandar Global

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 11:40 WIB | Oleh:
IBMA Resmi Dibentuk, Pegadaian Perkuat Ekosistem Bank Emas Berstandar Global Doc: Pegadaian
Ket. Indonesia Bullion Market Association (IBMA) resmi dibentuk sebagai wadah untuk memperkuat pengembangan pasar bullion di Indonesia. Kehadiran asosiasi ini diarahkan untuk menciptakan ekosistem emas yang kredibel, efisien, berkelanjutan, serta memiliki standar yang mampu bersaing di tingkat internasional.

JAKARTA - Indonesia Bullion Market Association (IBMA) resmi dibentuk sebagai wadah untuk memperkuat pengembangan pasar bullion di Indonesia. Kehadiran asosiasi ini diarahkan untuk menciptakan ekosistem emas yang kredibel, efisien, berkelanjutan, serta memiliki standar yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Peresmian IBMA berlangsung di BSI Tower, Jakarta, Kamis (20/8/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, regulator, pelaku industri, serta perwakilan asosiasi emas internasional. Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, resmi dipercaya sebagai Ketua Umum IBMA.

Pembentukan IBMA menjadi bagian dari perkembangan industri bullion nasional setelah pemerintah meluncurkan kegiatan usaha bullion atau Layanan Bank Emas pada 26 Februari 2025. Dalam sekitar satu tahun pelaksanaannya, layanan tersebut menunjukkan respons positif masyarakat dengan total emas yang dikelola bullion bank di Indonesia telah mencapai lebih dari 170 ton.

Dari jumlah tersebut, sekitar 153 ton emas dikelola oleh Pegadaian. Perkembangan tersebut sebelumnya juga mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI, 14 Agustus 2026, yang menilai Bank Emas Indonesia sebagai salah satu terobosan strategis untuk mengamankan aset nasional dan memperkuat sistem keuangan.

IBMA dibentuk untuk menyatukan berbagai pelaku industri emas yang selama ini bergerak dalam sektor berbeda. Asosiasi tersebut diharapkan menjadi jembatan antara regulator dan pelaku usaha dari sektor pertambangan, jasa keuangan, pemurnian, manufaktur, hingga berbagai jasa pendukung lainnya.

Sejumlah perusahaan yang telah bergabung sebagai anggota IBMA antara lain Pegadaian, Bank Syariah Indonesia, Hartadinata Abadi, UBS Gold, Amman Mineral Internasional, Galeri 24, Brinks Solution Indonesia, ICDX Group, Central Mega Kencana, Sentral Kreasi Kencana, serta Laku Emas Indonesia. Keterlibatan berbagai perusahaan tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai nilai emas nasional dari sektor hulu hingga hilir.

Indonesia sendiri memiliki modal besar untuk mengembangkan pasar bullion karena mempunyai cadangan dan produksi emas yang signifikan. Berdasarkan data World Gold Council, produksi emas Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 104 ton dan menempatkan Indonesia dalam jajaran sepuluh besar produsen emas dunia.

Potensi tersebut dinilai semakin besar seiring meningkatnya minat global terhadap emas sebagai instrumen investasi. Permintaan terhadap produk investasi emas melalui exchange-traded fund (ETF), emas batangan, dan koin juga menunjukkan tren pertumbuhan yang memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperluas peran dalam perdagangan emas regional.

Melalui keberadaan IBMA, proses hilirisasi emas diharapkan menjadi lebih terintegrasi. Pengembangan instrumen berbasis emas seperti tabungan, pembiayaan, perdagangan, dan penitipan emas juga berpotensi semakin beragam sehingga dapat menciptakan pasar yang lebih dalam dengan likuiditas yang lebih kuat.

Ketua Umum IBMA Selfie Dewiyanti mengatakan asosiasi tersebut diharapkan menjadi katalis bagi perubahan industri emas Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang untuk bertransformasi dari negara produsen emas menjadi pusat perdagangan dan jasa bullion yang memiliki posisi penting di kawasan regional.

"Kehadiran IBMA diharapkan menjadi platform utama bagi seluruh pelaku industri untuk membangun pasar bullion Indonesia yang kredibel, kompetitif, dan berstandar internasional. Dengan ekosistem yang semakin kuat, Indonesia tidak hanya akan menjadi negara penghasil emas, tetapi juga berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa bullion di kawasan yang mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap investasi, pendalaman pasar keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Selfie.

Untuk mendukung operasional organisasi, Pegadaian telah menyiapkan kantor sekretariat dan ruang rapat IBMA di lantai dua kawasan perkantoran Pegadaian Tower. Fasilitas tersebut akan digunakan sebagai pusat koordinasi sekaligus mendukung berbagai kegiatan asosiasi.

"Kami meyakini bahwa penempatan sekretariat IBMA di lingkungan Pegadaian Tower merupakan pilihan yang tepat. Kawasan Pegadaian telah berkembang menjadi salah satu pusat ekosistem emas nasional," tambah Selfie.

Kawasan tersebut juga telah dilengkapi berbagai fasilitas yang berkaitan dengan ekosistem emas, mulai dari layanan Bullion Pegadaian, vault penyimpanan berstandar internasional, ATM Emas, Galeri 24, G-Lab, pusat lelang emas, hingga berbagai kegiatan bazar emas. Kondisi tersebut membuat kawasan Pegadaian memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan industri bullion di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Paus Leo XIV Muncul Lagi Pa...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.