Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bali Diproyeksikan Jadi Pusat Finansial Global

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 20:10 WIB | Oleh:
Bali Diproyeksikan Jadi Pusat Finansial Global Doc: Tokocrypto
Ket. Dari kiri) Moderator, CEO Tokocrypto Calvin Kizana, dan Head of APAC Binance SB Seker. Pasar kripto Indonesia terus tumbuh dengan nilai transaksi mencapai Rp482,23 triliun pada 2025, seiring proyeksi Bali sebagai Pusat Finansial Internasional Indonesia.

JAKARTA – Bali semakin mendapat perhatian sebagai calon lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Regulasi pendukung inisiatif tersebut ditargetkan rampung pada Agustus 2026, seiring ambisi pemerintah memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan internasional dan menarik investasi global.

Perkembangan tersebut turut menjadi perhatian pelaku industri aset digital. Tokocrypto dan Binance menilai kejelasan regulasi serta penguatan infrastruktur lokal menjadi faktor penting dalam menentukan kemampuan suatu negara menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital.

Pandangan tersebut disampaikan dalam Coinfest Asia 2026 yang berlangsung di Bali pada 20–21 Agustus 2026. Dalam panel bertajuk “Cracking Asia: What It Takes to Enter, Win, and Scale”, CEO Tokocrypto Calvin Kizana mengatakan regulasi yang jelas menjadi salah satu faktor utama bagi perkembangan pasar aset digital.

“Pasar dengan aturan yang jelas akan memimpin pertumbuhan,” ujar Calvin melalui siaran pers pada hari Jumat (21/8/2026).

Menurut dia, Indonesia juga mulai menjajaki tokenisasi sejumlah komoditas, termasuk kelapa sawit dan karet. Perkembangan tersebut dinilai dapat menjadi indikasi meluasnya pemanfaatan teknologi aset digital di berbagai sektor ekonomi.

Sementara itu, Head of APAC Binance SB Seker menilai adopsi aset digital di Indonesia berpotensi berkembang melalui platform keuangan yang telah lebih dulu dipercaya masyarakat.

“Pendorong utamanya justru produk fintech atau super-app yang sudah dipercaya masyarakat untuk mengelola keuangan sehari-hari, dengan aset digital ditambahkan sebagai salah satu fiturnya,” kata Seker.

Transaksi Kripto Capai Rp482,23 Triliun

Pasar aset kripto Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikutip dalam materi Coinfest Asia 2026, nilai transaksi kripto di Indonesia mencapai Rp482,23 triliun sepanjang 2025.

Jumlah investor kripto terdaftar juga mencapai 19,56 juta pada November 2025, meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan awal tahun.

Indonesia kini termasuk dalam 10 besar pasar adopsi kripto dunia. Pertumbuhan juga terlihat dari jumlah perusahaan yang bergerak di sektor tersebut. Jumlah entitas terdaftar meningkat signifikan dari 581 pada Februari 2025 menjadi 973 entitas pada November 2025.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa ekosistem aset digital Indonesia tidak lagi hanya ditopang investor ritel, tetapi juga semakin melibatkan pelaku usaha dan perusahaan secara luas.

Regulasi Aset Digital Makin Kuat

Pertumbuhan pasar kripto berlangsung bersamaan dengan perubahan kerangka regulasi. Sejak Januari 2025, pengaturan aset kripto berada di bawah OJK sebagai bagian dari instrumen keuangan, setelah sebelumnya berada dalam kerangka perdagangan komoditas berjangka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.