Badan Geologi Nyatakan Asap di Gunung Raung Disebabkan Kebakaran Lahan Bukan Erupsi

Kamis, 20 Agu 2026, 10:28 WIB

JAKARTA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi fenomena kepulan asap yang teramati di lereng atas bagian selatan Gunung Raung, Jawa Timur, dipicu oleh kebakaran lahan, bukan disebabkan aktivitas vulkanik maupun erupsi.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, di Jakarta, Kamis (20/8), mengatakan titik kepulan asap tersebut mulai teramati sejak Rabu (19/8) pukul 06.30 WIB dan terlihat bergerak serta melebar pada pukul 13.06 WIB.

Ket. Foto: Kepulan asap yang teramati petugas vulkanologi badan geologi di lereng atas bagian selatan Gunung Raung, Jawa Timur, dipicu oleh kebakaran lahan, bukan aktivitas vulkanik maupun erupsi. — Sumber: ANTARA

"Dari karakter sebaran, lokasi, dan warna asap yang teramati, diduga bahwa fenomena kepulan asap tersebut diakibatkan oleh kebakaran lahan," kata dia.

Lana menjelaskan pengamatan visual Gunung Raung selama dua pekan terakhir hanya menunjukkan hembusan gas/uap air bertekanan fluktuatif dengan ketinggian maksimal 500 meter dari atas puncak, tanpa teramati adanya aktivitas erupsi yang menghasilkan material batuan.

Selain itu, rekaman kegempaan didominasi oleh Gempa Hembusan permukaan akibat pelepasan tekanan gas, serta tidak terdeteksi adanya peningkatan jumlah maupun jenis kegempaan yang mengindikasikan proses migrasi magma ke permukaan.

Badan Geologi menetapkan tingkat aktivitas Gunung Raung yang berada di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso tersebut tetap berada pada Level II (Waspada) sejak 19 Desember 2023.

Untuk itu, kata Lana, masyarakat maupun wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi di kawah puncak guna menghindari potensi bahaya akumulasi gas vulkanik berkepekatan tinggi.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Oknum Kades Sukabumi Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Penganiayaan hingga Korban Meninggal.

Usai Kecelakaan, Perjalanan Kembali Normal untuk Jalur KRL ke Tangerang

Badan Geologi Nyatakan Asap di Gunung Raung Disebabkan Kebakaran Lahan Bukan Erupsi

Mentan Pastikan Stok Beras untuk Pengungsi Gempa NTT Cukup hingga Setahun.

IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Asia, Dipicu Kebijakan "Buyback" Obligasi AS

Antusias dan Suka-cita Daerah Sambut Alih Status PPPK, Apa Alasannya?

Padang Pariaman Raih Peringkat 1 Sumbar dan 7 Nasional dalam Pengelolaan JDIH.

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

Utang AS Lampaui 40 Triliun Dollar, Rekor Tertinggi dalam Sejarah

Transjakarta Operasikan Armada Bantuan karena KRL Bogor-Jakarta Kota Alami Gangguan

KRL Commuter Tabrak Orang di Dekat Stasiun Tebet, Transjakarta Bantu Angkut Penumpang

Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Ganja via Media Sosial di Balikpapan.

Gangguan KRL Bikin Penumpang Terdampak, Transjakarta Langsung Operasikan Armada Bantuan

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Audit BPK di Wilayah Lain Sumatera Selatan.

El Nino Mengganas, Honduras Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro

Kemenag Satukan Guru Lintas Agama dalam Konfederasi Profesi Guru 2026–2030.

Namanya Mirip, Band Metal Demon Hunter Gugat Netflix terkait Pelanggaran Merek Dagang "Kpop Demon Hunters"

Bandara Kertajati Disiapkan Jadi Tempat Perawatan Pesawat Tempur TNI AU.

Harga Emas Antam Naik Rp80.000 Menjadi Rp2,725 Juta/Gr pada Kamis

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.