PT KAI Ungkap Jumlah Penumpang KA Parahyangan Capai 570.192 Orang

Sabtu, 18 Jul 2026, 17:55 WIB

JAKARTA - Jumlah penumpang Kereta Api Parahyangan meningkat hingga mencapai 570.192 orang sepanjang Semester I 2026. Pertumbuhan volume tersebut mencapai 32,61 persen dibandingkan periode Semester I 2025 sebanyak 429.990 pelanggan.

Layanan Kereta Api Anggrek juga mencatatkan perjalanan sebanyak 234.299 penumpang selama enam bulan pertama. Realisasi tersebut tumbuh sekitar 39,99 persen jika dibandingkan periode Semester I 2025 sebanyak 167.368 orang.

Ket. Foto: — Sumber: KAI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan data kenaikan tersebut pada Jumat (17/7). Penyampaian informasi mengenai perkembangan kinerja angkutan massal ini dilakukan secara resmi di wilayah Jakarta.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menerangkan perkembangan seluruh aspek kenyamanan armada antarkota. Layanan kelas Compartment Suite tercatat mengangkut sebanyak 26.123 pelanggan sepanjang Semester I tahun 2026.

“Selama hampir 31 tahun, jejak Argo berkembang bersama kebutuhan pelanggan. Pembaruan sarana, fasilitas, waktu perjalanan, dan layanan digital terus dilakukan agar perjalanan antarkota semakin nyaman dan relevan dengan pola mobilitas masyarakat,” ujar Anne.

Ia menjelaskan bahwa setiap layanan kereta memiliki karakter pelanggan dan pola perjalanan yang bervariasi. Volume pelanggan kereta api Argo Merbabu tumbuh sebesar 13,97 persen menjadi sebanyak 277.780 orang.

“Setiap layanan memiliki karakter pelanggan dan pola perjalanan yang berbeda. Data volume, masukan pelanggan, kesiapan sarana, waktu perjalanan, serta kebutuhan pada masing-masing lintas menjadi bagian dari evaluasi pengembangan layanan,” kata Anne.

Anne menambahkan bahwa penyesuaian identitas produk dilakukan demi menjaga standar kenyamanan pada setiap perjalanan. Sementara itu, layanan armada Argo Wilis sukses mengangkut sebanyak 142.412 pelanggan pada Semester I 2026.

“Identitas layanan dapat disesuaikan, sementara kualitas pelayanan terus dikembangkan. KAI ingin setiap pilihan perjalanan memiliki karakter yang jelas dan mampu menjawab kebutuhan pelanggan pada masing-masing lintas,” ujar Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, turut menegaskan komitmen keberlanjutan pembaruan fasilitas kereta. Kinerja positif tersebut juga terlihat pada armada Argo Lawu yang melayani sebanyak 94.971 pelanggan.

“Jejak Argo memperlihatkan bahwa pelayanan kereta api terus berkembang dari masa ke masa. KAI akan melanjutkan pembaruan agar perjalanan antarkota semakin aman, andal, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Wisnu.

Selain itu, kereta Argo Dwipangga juga mencatat kenaikan jumlah penumpang menjadi sebanyak 100.576 orang. Sementara untuk layanan kereta api Argo Anjasmoro berhasil melayani sebanyak 84.871 pelanggan selama Semester I.

Sejarah panjang layanan ini berawal dari peluncuran perdana Argo Bromo JS-950 pada 31 Juli 1995. Dua tahun kemudian, armada kereta Argo Bromo Anggrek mulai beroperasi sejak tanggal 24 September 1997.

Inovasi kenyamanan tersebut terus ditingkatkan melalui kehadiran berbagai pilihan sarana kereta generasi terbaru bagi pelanggan. Selain itu, kemudahan digital juga diperkuat lewat aplikasi Access by KAI untuk mendukung pemesanan tiket. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Kapal Pelni KM Tidar Tiba di Maumere, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pastikan Higienis, Distan Mataram Perketat Pengawasan Pemotongan Unggas Mandiri

Wali Kota: Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan

Wali Kota Bandung Tawarkan PBB Rp1 untuk Bangun Cagar Budaya

Harga Emas pada Kamis (20/8) Galeri24, Antam, UBS di Pegadaian Serempak Naik

Agar Peternak Terus Berproduksi, Mendag Tekankan Pentingnya Harga Ayam Sesuai Acuan

Menpar Nilai Konser Andrea Bocelli Bantu Promosi Pariwisata Indonesia

Tersangka Sabotase Pipa Gas Nord Stream akan Disidang di Jerman

Pertamina Goes to Campus 2026, 116 Tim Mahasiswa Unjuk Gigi di Babak Penentuan Debat Energi

Bukan Erupsi! Kepulan Asap di Gunung Raung Ternyata akibat Kebakaran Lahan.

Polres Bengkalis Tetapkan 2 Tersangka Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai.

The Dudas Minus One Berencana Touring Keliling Asia, Ariel Ungkap Alasannya

Oknum Kades Sukabumi Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Penganiayaan hingga Korban Meninggal.

Usai Kecelakaan, Perjalanan Kembali Normal untuk Jalur KRL ke Tangerang

Badan Geologi Nyatakan Asap di Gunung Raung Disebabkan Kebakaran Lahan Bukan Erupsi

Mentan Pastikan Stok Beras untuk Pengungsi Gempa NTT Cukup hingga Setahun.

IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Asia, Dipicu Kebijakan "Buyback" Obligasi AS

Antusias dan Suka-cita Daerah Sambut Alih Status PPPK, Apa Alasannya?

Padang Pariaman Raih Peringkat 1 Sumbar dan 7 Nasional dalam Pengelolaan JDIH.

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.