Tembus 1,8 Juta Pengunjung, Pesta Kesenian Bali 2026 Bikin Ekonomi Rakyat Berputar Kencang!

Minggu, 12 Jul 2026, 02:35 WIB

DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster resmi menutup perhelatan festival seni terbesar di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, di Taman Budaya Art Centre, Denpasar, Sabtu (11/7). 

Pameran kebudayaan selama sebulan penuh bertema Atma Kerthi ini sukses mencetak rekor baru dengan menyedot lebih dari 1,8 juta pengunjung, sekaligus membangkitkan ekosistem ekonomi kreatif lokal lewat capaian transaksi IKM dan UMKM.

Ket. Foto: Gubernur Bali Wayan Koster tutup PKB 2026 dengan total 1,8 juta pengunjung dalam sebulan, Denpasar, Sabtu (11/7). — Sumber: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

“Pengunjungnya belum dihitung dengan malam ini atau hanya sampai tadi siang itu mencapai 1,8 juta orang lebih, tahun lalu 1,6 juta, jadi meningkat 200.000 lebih,” ucap Koster di Denpasar, Sabtu.

PKB 2026 dengan tema Atma Kerthi: Jiwa Siddha Parishudha yang berlangsung 13 Juni-11 Juli sendiri mendatangkan berbagai peningkatan tak hanya dari jumlah kunjungan ke Taman Budaya Art Centre.

Dari segi partisipan, sebanyak 673 lembaga atau kelompok seni berpartisipasi aktif mempersembahkan karya seninya, dimana jumlah ini melonjak dari PKB 2026 yang sebanyak 517 sanggar.

Jika ditotal seniman yang mengisi PKB 2026 mencapai 20.929 orang, meningkat 4,2 persen dari tahun sebelumnya.

“Kemudian, karya seni yang ditampilkan tahun ini mencapai 879 karya, naik jauh dibandingkan dengan tahun 2025, 592, jadi karya seninya luar biasa,” ujar Gubernur Bali.

Para seniman yang bekerja keras berhasil memantik kunjungan ke Pesta Kesenian Bali, tak hanya masyarakat Bali dan nusantara, hasil uji penghitungan Pemprov Bali sebanyak 5.743 wisatawan asing turut hadir.

Jika dibandingkan 2025, jumlah ini melonjak 137,7 persen karena sebelumnya hanya 2.416 kunjungan wisman, sehingga menunjukkan semakin banyak wisatawan yang tertarik dengan kesenian Bali.

Tidak hanya datang langsung, tayangan di media sosial Pemprov Bali mengenai Pesta Kesenian Bali juga ramai hingga mencapai 2.124.000 tayangan.

Menurut Koster, antusias PKB 2026 tidak hanya mencerminkan terjaganya seni dan budaya Bali, namun bagaimana perputaran ekonomi rakyat ikut andil.

Dengan memberi kesempatan 75 UMKM lokal berjualan, Koster mencatat ada Rp5 miliar transaksi terjadi.

Begitu pula para IKM kerajinan, dimana 124 usaha mencatatkan omzet menyentuh Rp11,3 miliar.

“Jadi selain menyaksikan seni, kita juga mendorong pertumbuhan IKM, luar biasa ini, sebentar lagi kita akan tutup PKB tapi kita lanjut dengan Festival Seni Bali Jani,” kata dia.

Setelah sebulan PKB berjalan, Pemprov Bali akan melanjutkan ke festival seni yang lebih moderen yaitu Festival Seni Bali Jani (FSBJ) 2026 bertema Atma Kerthi: Kembara Sukma atau pengembaraan menuju jiwa mahasuci.

Ruang bagi seni yang lebih moderen ini akan diisi pagelaran, parade, lomba, lokakarya, sarasehan, pameran, bursa buku, dan pemberian penghargaan Bali Jani Nugraha, tak jauh berbeda dengan PKB.

Gubernur Bali berharap ruang bagi lintas seniman ini dapat menjadi wadah melestarikan ekosistem kesenian Bali, serta PKB 2027 dengan tema Wana Kerthi Hutan Penyangga Kehidupan semakin baik dari tahun-tahun sebelumnya.

  • wayan koster
  • pkb 2026
  • pesta kesenian bali 2026
  • festival seni bali jani
  • umkm bali

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.