PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan
Rabu, 19 Agu 2026, 18:57 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) merangkul 81 anak panti asuhan dalam program EduTrain Jakarta-Bandung. Kegiatan perjalanan edukatif tersebut diselenggarakan bersama PT Kereta Cepat Indonesia China dalam dua tahap.
Perusahaan BUMN tersebut merilis data kegiatan peringatan ulang tahun ke-81 pada Selasa (18/8). Setiap panti asuhan mengirimkan 27 anak serta tiga pendamping untuk mengikuti seluruh alur kegiatan.
Direktur Keuangan dan Umum KAI, Indarto Pamoengkas, menjelaskan tujuan utama dari penyelenggaraan program edukasi. Seluruh peserta diajak menikmati perjalanan dengan moda KA Feeder dan Whoosh pada rute tersebut.
âTeknologi yang dimiliki perusahaan akan memberi nilai yang semakin luas ketika pengetahuan di baliknya dapat dibagikan. Melalui EduTrain, kami ingin anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang membuka rasa ingin tahu dan memperluas pandangan mereka terhadap masa depan,â ujar Indarto.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menerangkan konsep rancangan dari perjalanan EduTrain tersebut. Para peserta mendapatkan materi pengenalan mengenai operasional perjalanan kereta, fasilitas stasiun, hingga aspek keselamatan.
âKami ingin membuka akses pengetahuan melalui perjalanan. Anak-anak dapat melihat bagaimana teknologi, layanan, dan keselamatan bekerja dalam ekosistem perkeretaapian,â kata Anne.
Anne menambahkan bahwa kegiatan interaktif di dalam kereta api dirancang untuk mempermudah proses belajar. Acara tersebut diisi dengan kelas inspiratif, sesi berbagi bersama jajaran manajemen, serta permainan edukatif.
âKetika mereka melihat, mencoba, dan bertanya langsung, teknologi menjadi lebih mudah dipahami dan dapat memantik rasa ingin tahu,â ucap Anne.
Ia menyampaikan harapan agar pengalaman ini mampu menumbuhkan keberanian anak dalam merancang masa depan. Program edukasi perkeretaapian ini turut membuka wawasan mengenai berbagai macam profesi dalam ekosistem transportasi.
âKami ingin mereka pulang membawa pengalaman, pengetahuan baru, dan keberanian untuk memiliki cita-cita yang lebih luas,â kata dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Bakom Soroti Celah Permendag, Algoritma E-Commerce Belum Diatur
-
KAI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
-
Puluhan Ribu Lapangan Kerja Tercipta dari Industri Tembakau di Jember
-
Pemerintah Didesak Percepat Pansel DK Baru OJK Awasi Bursa Mineral
-
Prancis vs Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026, Golden Boot Ikut Dipertaruhkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.