Dari Kampung Sampai Pasar Dunia, Sulaman Kapalo Samek Padang Pariaman Disulap Jadi Produk Mewah
Senin, 14 Sep 2026, 02:20 WIBPARIAMAN -Â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat mendorong kerajinan tradisional sulaman kapalo samek menjadi produk unggulan daerah yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional, Minggu (13/9).Â
"Sulaman kapalo samek bukan sekadar kerajinan, tetapi warisan budaya yang harus terus kita hidupkan dan kembangkan bersama," kata Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman Ny. Nita Christanti Azis di Parik Malintang, Minggu.
Ia mengatakan sulaman tersebut hendaknya tidak hanya dipertahankan sebagai kerajinan tradisional yang diwariskan dari tangan ke tangan tetapi perlu dikembangkan agar mampu memiliki nilai jual dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Menurut dia, kearifan lokal tidak membuat sebuah produk berhenti pada bentuk tradisionalnya namun melalui kreativitas dan inovasi maka kekayaan budaya tersebut dapat dikemas menjadi produk modern yang tetap mempertahankan identitas daerah serta juga berdampak ekonomi bagi perajinnya.
"Kami ingin para perajin tidak hanya mampu mempertahankan teknik tradisional, tetapi juga berani berinovasi sehingga produknya memiliki nilai jual dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,â katanya.
Oleh karena itu, lanjut Pemkab Padang Pariaman Pariaman bersama TP PKK setempat melaksanakan pelatihan selama enam hari untuk 20 perajin sulaman kapalo samek asal Korong Pasia Baru, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau.
Kegiatan berupa Diseminasi dan Pelatihan Pengembangan Desain dan Inovasi Produk UMKM Sulaman Kapalo Samek Berbasis Kearifan Lokal tersebut dilaksanakan di Gedung Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman.
Pemkab dan TP PKK setempat menghadirkan sejumlah tokoh profesional dan akademisi untuk memberikan bekal kepada perajin melalui pelatihan tersebut.
Kehadiran tokoh profesional tersebut menjadi kesempatan bagi para perajin asal Pasia Baru yang merupakan sentra Sulaman Kapalo Samek untuk melihat kerajinan itu dari perspektif yang lebih luas.
"Kami ingin sulaman kapalo samek, produk dari Pasia Baru ini dikenal bukan hanya di Padang Pariaman, namun juga bisa di Jakarta, dikenal secara nasional, dan kalau desain serta kualitasnya terus ditingkatkan, tidak tertutup kemungkinan bisa menembus pasar dunia,â tambahnya.
Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Kabupaten Padang Pariaman Hendri Satria mengatakan pihaknya melaksanakan pelatihan semenjak Jumat (11/9) hingga Rabu (16/9).
"Empat hari narasumber profesional nasional dan dua hari dengan narasumber internal Pemda (Pemerintah Daerah) Padang Pariaman," kata dia.
- padang pariaman
- sulaman kapalo samek
- umkm sumbar
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Menag Bertemu Dubes Mesir, Grand Syekh Al-Azhar Dipastikan Hadiri IGIC 2026.
-
IHSG Senin Pagi Dibuka Menguat 1,16 Persen
-
Kelanjutan pembangunan jembatan darurat di Padang Pariaman
-
Sampah Organik Jadi Solusi, Yogya Siapkan Unit Pengolahan Pupuk Modern
-
Bantuan Kementan untuk lahan pertanian rusak di Padang Pariaman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.