Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS Catat Ekspor Papua Barat US$1,75 Miliar pada 2026, Turun 22,37 Persen.

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 06:25 WIB | Oleh:
BPS Catat Ekspor Papua Barat US$1,75 Miliar pada 2026, Turun 22,37 Persen. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala BPS Provinsi Papua Barat Merry (tengah) memaparkan data kinerja ekspor sepanjang Januari-Agustus 2026 saat konferensi di Manokwari, Kamis (1/10).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Provinsi Papua Barat sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 1,75 miliar dolar AS atau turun 22,37 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 2,25 miliar dolar AS.

Kepala BPS Papua Barat Merry di Manokwari, Kamis, mengatakan penurunan nilai ekspor terutama dipengaruhi kinerja sektor industri pengolahan yang mengalami kontraksi 28,37 persen dibanding periode Januari-Agustus 2025.

"Total nilai ekspor Januari-Agustus 2026 mengalami penurunan 22,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata Merry.

Dia menyebut bahwa ekspor Papua Barat masih didominasi komoditas minyak dan gas bumi (migas) dengan nilai mencapai 1,73 miliar dolar AS, sedangkan nilai ekspor nonmigas hanya terealisasi 19,05 juta dolar AS sepanjang Januari-Agustus 2026.

Nilai ekspor migas mengalami penurunan dibanding periode Januari-Agustus 2025 yang mencapai 2,23 miliar dolar AS, sama halnya dengan nonmigas juga menurun dari 22,68 juta dolar AS pada periode tahun sebelumnya.

“Ekspor industri pengolahan turun dari 2,16 miliar dolar AS pada Januari-Agustus 2025 menjadi 1,73 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun ini,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, ekspor komoditas pertanian, kehutanan, dan perikanan menurun dari 10,23 juta dolar AS menjadi 10,14 juta dolar AS, sedangkan ekspor minyak mentah turun dari 66,71 juta dolar AS menjadi nihil.

“Penurunan tersebut juga terjadi pada sektor gas alam yakni dari 12,44 juta dolar AS pada periode Januari-Agustus 2025 menjadi 8,91 juta dolar AS pada Januari-Agustus 2026,” kata Merry.

Merry mengatakan, Tiongkok masih menjadi pasar ekspor terbesar untuk Papua Barat dengan nilai mencapai 963,08 juta dolar AS atau 55,14 persen dari keseluruhan ekspor sepanjang Januari-Agustus 2026.

Kemudian, Jepang menempati posisi kedua dengan nilai ekspor 366,64 juta dolar AS atau 20,99 persen, disusul Korea Selatan 315,60 juta dolar AS atau 18,07 persen, serta negara-negara Uni Eropa.

"Nilai ekspor ke kawasan ASEAN tercatat 41,24 juta dolar AS atau 2,36 persen, Uni Eropa 0,30 juta dolar AS atau 0,02 persen, sedangkan negara dan kawasan lainnya mencapai 59,83 juta dolar AS,” ujarnya.

Meski secara kumulatif menurun, kata dia, kinerja ekspor Papua Barat pada Agustus 2026 mencapai 297,51 juta dolar AS atau meningkat 36,29 persen dibandingkan Juli 2026 sebesar 218,29 juta dolar AS dan meningkat 32,40 persen dibandingkan Agustus 2025.

“Dari total ekspor Agustus 2026, ekspor migas mencapai 295,43 juta dolar AS, sedangkan ekspor nonmigas sebesar 2,08 juta dolar AS,” ucap Merry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

46 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.