Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singkawang Bertekad Lestarikan Sejarah dan Budaya dengan Aktif Ikuti Kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2025

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 16:18 WIB | Oleh:
Singkawang Bertekad Lestarikan Sejarah dan Budaya dengan Aktif Ikuti Kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2025 Doc: antara foto
Ket. Kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2025 yang digelar di Yogyakarta, 5–9 Agustus 2025.

SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, Kalbar berkomitmen dalam pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya melalui partisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2025 yang digelar di Yogyakarta, 5–9 Agustus 2025.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di Singkawang , Rabu mengatakan, partisipasi Singkawang dalam forum JKPI merupakan bentuk nyata komitmen untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai identitas kota.

Wali Kota Singkawang menyampaikan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar melestarikan benda atau bangunan bersejarah, tetapi juga mencakup nilai-nilai luhur, tradisi, dan kearifan lokal yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Singkawang adalah kota dengan keberagaman budaya yang sangat kuat. Kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni dan menjadikan kekayaan budaya sebagai pilar pembangunan,” ujarnya.

Kota Singkawang, katanya, merupakan salah satu kota pusaka yang tentunya dari kegiatan ini diharapkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus menjadi ruang berbagi gagasan antar kota-kota pusaka.

"Di Singkawang kan sudah ada Heritagenya, vihara, pekong, gedung bioskop yang sudah lebih dari 50 tahun dan masih banyak lagi yang bisa kita promosikan," ujarnya.

Forum JKPI dinilai strategis sebagai ruang bertukar gagasan antar daerah dalam memajukan kawasan pusaka.

Pemerintah Kota Singkawang juga memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan potensi wisata budaya dan sejarah yang menjadi daya tarik utama daerah.

JKPI merupakan forum nasional yang menghimpun kota dan kabupaten di Indonesia dengan kawasan pusaka dan berkomitmen pada pelestarian budaya.

Rangkaian kegiatan JKPI 2025 mencakup Rakernas, Seminar Kota Pusaka, Pentas Budaya Delegasi, dan Indonesia Street Performance.

Melalui keikutsertaan aktif di JKPI, dia berharap Kota Singkawang akan terus memperkuat peran sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi toleransi dan pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Ke depan, jika diizinkan Kota Singkawang juga sangat layak untuk menjadi tuan rumah Rakernas JKPI. Mengingat Singkawang memiliki budaya yang lebih menarik yang tak dimiliki kota-kota lain di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.