Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Bromo Meluas hingga 899 Hektare, Pemprov akan Rehabilitasi Jaringan Pipa Air dan Antisipasi Dampak Ekonomi

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 05:16 WIB | Oleh:

Karena itu, percepatan pemadaman menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dan perekonomian kawasan wisata tersebut tidak mengalami gangguan yang lebih panjang.

"Untuk itu, mari teman-teman, kita efektifkan water bombing dan juga pasukan yang di darat untuk bisa menghasilkan dampak signifikan," lanjut Adhy.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan masih adanya dua titik api membuat operasi pemadaman harus segera dituntaskan. Pemerintah pusat dan daerah kini terus mengevaluasi strategi yang dianggap paling efektif.

"Kita ingin mengecek lagi tentang kondisi yang terakhir. Ini memang masih ada dua titik api yang harus segera dipadamkan. Ini target waktunya secepat-cepatnya."

Pratikno menegaskan dukungan pemerintah pusat akan tetap diberikan, namun keberhasilan penanganan juga sangat bergantung pada koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur di lapangan.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto menyebut tim menargetkan dua titik api tersebut dapat diselesaikan paling lambat Jumat. Selain pemadaman langsung, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah munculnya titik api baru.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah operasi modifikasi cuaca, apabila kondisi atmosfer memungkinkan terbentuknya awan hujan.

"Kita upayakan dua titik ini Jumat sudah selesai. Penjelasan dari BMKG ada potensi awan hujan tanggal 14 sampai 16 Agustus atau tanggal 18."

Jika potensi awan tersebut benar-benar mencukupi, BNPB akan melakukan operasi modifikasi cuaca untuk membantu mendatangkan hujan di kawasan terdampak.

"Kalau yang betul-betul ada, nanti kita akan lakukan operasi modifikasi cuaca untuk supaya datang hujan. Kalau hujan tentu saja lebih efektif dan lebih efisien," pungkas Suharyanto.»

Dengan luas area terbakar yang telah mendekati 900 hektare, fokus penanganan kini tidak hanya mengejar padamnya titik api, tetapi juga mencegah kebakaran meluas, melindungi sumber air dan lingkungan, serta mengantisipasi dampaknya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Bromo.Saya sengaja menempatkan 899,38 hektare sebagai lead dan menjadikan 36.000 liter water bombing, dua titik api, dampak sumber air, ekonomi wisata, serta target Jumat sebagai tulang punggung berita. Ini membuat naskah lebih terasa sebagai berita kebakaran, bukan berita kunjungan pejabat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Pintu Uni Eropa Terbuka Leb...
Nasional
Menuju Tol Tanpa Gerbang, P...

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

59 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Presiden Serbia Aleksandar ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.