- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jerman Batasi Ruang Gerak ...
Jerman Batasi Ruang Gerak dan Perketat Syarat Kepulangan Migran
Senin, 10 Agu 2026, 20:16 WIBISTANBUL - Jerman dilaporkan mempertegas sikapnya terkait pemulangan migran dan ingin melanjutkan kembali transfer migran ke Italia dan Yunani setelah Pakta Migrasi dan Suaka Uni Eropa mulai berlaku, lapor kantor berita ANSA pada Senin (10/8).
Setelah pakta tersebut resmi berlaku pada 12 Juni, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan kepada ANSA bahwa berfungsinya sistem Dublin merupakan âsyarat mutlakâ bagi keberhasilan Sistem Suaka Eropa Bersama.
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa Berlin mengharapkan proses transfer ke Italia dan Yunani dapat kembali dilakukan sejak tanggal tersebut.
Berdasarkan peraturan Dublin, permohonan suaka dari migran non-Uni Eropa yang masuk ke wilayah Uni Eropa pada prinsipnya harus diproses di negara Uni Eropa pertama yang menjadi tempat masuk mereka.
Pakta baru tersebut juga memperkenalkan aturan yang lebih ketat terhadap perpindahan migran secara sekunder antar negara anggota UE. Persoalan ini telah lama menjadi sumber ketegangan antara Italia dan sejumlah negara, termasuk Jerman, Austria, dan Prancis.
Sementara itu, sumber di Kementerian Dalam Negeri Italia mengatakan kepada ANSA bahwa tidak ada migran Dublin yang perlu diterima kembali dari Jerman.
Menurut sumber tersebut, Italia menganggap seluruh migran yang disebut sebagai âmigran Dublinâ dan telah berpindah ke negara anggota Uni Eropa lainnya setelah tiba di Italia sebelum 12 Juni telah diselesaikan statusnya berdasarkan kesepakatan yang dicapai dengan sejumlah negara.
Sumber itu juga mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan apakah migran yang tiba di Italia setelah 12 Juni saat ini berada di negara Uni Eropa lainnya, karena waktu yang berlalu dinilai masih terlalu singkat untuk memastikan hal tersebut.
Untuk migran yang masuk secara tidak teratur setelah 12 Juni, Italia akan berpendapat bahwa mekanisme âkompensasiâ harus diterapkan dengan memperhitungkan para migran yang tiba di Italia menggunakan kapal yang dioperasikan oleh LSM berbendera Eropa.
Berita Terkait:
-
Sepatu Lari di Jakarta Fair Kemayoran 2026: League Hadirkan Promo Beli 1 Gratis 1
-
Korban Tewas Krisis Imigran Ceuta Tembus 67 Orang, Spanyol Kritik Solidaritas Uni Eropa dan Bangun Penghalang di Laut
-
Chelsea Siapkan Kejutan Bursa Transfer, Cesare Casadei Berpeluang Kembali ke Stamford Bridge
-
Profesor ITS Buat Material Baru, Sulap Emisi Karbon Jadi Energi Alternatif
-
Yen Tembus 161,96 per Dollar AS, Jepang Siap Ambil Langkah "Tegas"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.